Fadli Zon Minta Anies-Sandi Tepati Janji soal Reklamasi

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Senin, 09/10/2017 19:44 WIB
Fadli Zon Minta Anies-Sandi Tepati Janji soal Reklamasi Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon meminta pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menghentikan proyek reklamasi. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno menepati janjinya untuk menghentikan reklamasi Teluk Jakarta.

"Menurut saya kalau berjanji harus ditepati," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/10).

Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mencabut moratorium 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta.
Menurut Fadli, langkah pemerintah mencabut moratorium itu merupakan bentuk inkonsistensi.


"Seharusnya tunggu dulu gubernur dan wakil gubernur baru dilantik, kebijakannya tentang reklamasi ini," katanya.

Fadli menyatakan akan menunggu reaksi Anies-Sandiaga atas pencabutan moratorium setelah mereka resmi menjabat.

"Menurut saya kebijakan moratorium itu sudah tepat. Lihat dulu semuanya dikaji lagi dari sisi amdalnya, dari sisi ekonomi nya dan dari banyak sisi," kata dia.
Selain itu, Fadli berharap agar Anies-Sandiaga menuntaskan janji-janjinya selama masa kampanye.

Pada masa kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta, November 2016, Anies-Sandi berjanji akan menghentikan proyek reklamasi. Dalam draf program kerjanya, pasangan calon kepala daerah itu menyebut reklamasi Jakarta harus dihentikan demi kepentingan nelayan, masyarakat pesisir dan lingkungan hidup.

Namun, setelah terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies enggan berkomentar mengenai reklamasi.

Selain Reklamasi, Fadli meminta agar Anies-Sandi melanjutkan hal-hal baik dari pemerintahan sebelumnya dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik.

Salah satu yang kurang baik, kata dia, adalah penggusuran yang banyak terjadi di era Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

"Jangan ada lagi pengusuran, tentu harus ada penataan ditempat-tempat yang dianggap kumuh atau tidak layak atau lahan-lahan yang bukan hak mereka yaitu harus ada solusinya, kan ada program rumah susun, berikanlah keleluasaan," ujarnya.