"Menurut saya kalau berjanji harus ditepati," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/10).
Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mencabut moratorium 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli menyatakan akan menunggu reaksi Anies-Sandiaga atas pencabutan moratorium setelah mereka resmi menjabat.
Pada masa kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta, November 2016, Anies-Sandi berjanji akan menghentikan proyek reklamasi. Dalam draf program kerjanya, pasangan calon kepala daerah itu menyebut reklamasi Jakarta harus dihentikan demi kepentingan nelayan, masyarakat pesisir dan lingkungan hidup.
Namun, setelah terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies enggan berkomentar mengenai reklamasi.
Selain Reklamasi, Fadli meminta agar Anies-Sandi melanjutkan hal-hal baik dari pemerintahan sebelumnya dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik.
Salah satu yang kurang baik, kata dia, adalah penggusuran yang banyak terjadi di era Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
"Jangan ada lagi pengusuran, tentu harus ada penataan ditempat-tempat yang dianggap kumuh atau tidak layak atau lahan-lahan yang bukan hak mereka yaitu harus ada solusinya, kan ada program rumah susun, berikanlah keleluasaan," ujarnya.