Densus 88 Tangkap Lima Terduga Teroris di Bima

Martahan Sohuturon | CNN Indonesia
Rabu, 01 Nov 2017 21:24 WIB
Penangkapan terhadap lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat, merupakan pengembangan dari operasi Densus 88 di Gunung Mawu Rite, sehari sebelumnya. Ilustrasi penangkapan lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap sebanyak lima orang yang diduga terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Munandar di daerah Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin.

Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari operasi yang dilakukan Densus 88 di Gunung Mawu Rite, Kabupaten Bima sehari sebelumnya.

Dia melanjutkan, kelima terduga teroris juga diduga terkait insiden penembakan anggota Polri Brigadir Kepala Abdul Gafur dan Brigadir Kepala Zainal Abidin di Penatoi, Mpunda, Kota Bima, 11 September 2017 silam.



"Sebanyak lima orang dari kelompok jaringan teror di Bima ditangkap Densus 88 di daerah Ambalawi, Kabupaten Bima," kata Rikwanto dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (1/11).

Kelima terduga teroris yang ditangkap yakni Muhammad Ikbal Tanjung (28) yang diduga berperan sebagai eksekutor penembakan, dan Abdul Hamid alias Dami (60) yang diduga memberikan bantuan logistik kepada para pelaku yang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima.

Kemudian, Jasman Ahmad (28) yang diduga berperan sebagai koordinator penyedia logistik untuk diberikan kepada para pelaku yang sedang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima sekaligus anggota JAT, Yaser bin Thamrin (29) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan di internal JAT Bima, serta Arkam (3) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan pada internal JAT Bima.


Densus 88 sehari sebelumnya terlibat baku tembak dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Munandar di Gunung Mawu Rite, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kontak senjata itu mengakibatkan dua terduga teroris tewas. Baku tembak terjadi sekitar pukul 09.45 WITA di Gunung Rite Asakota, tepatnya di Gunung Mawu Rite perbatasan Kota Bima dengan Kecamatan Ambalawi.

TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER