Pemprov Awasi Kawasan Tanah Abang Usai Penggusuran Gubuk Liar

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Senin, 13/11/2017 13:36 WIB
Pemprov Awasi Kawasan Tanah Abang Usai Penggusuran Gubuk Liar Bangunan liar di jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, akan diawasi Pemprov DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengawasi Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, yang letaknya berdampingan dengan Sungai Ciliwung. Pengawasan dilakukan untuk mencegah kembalinya pemukiman liar di jalan inspeksi tersebut, usai penertiban dilakukan Senin (13/11) pagi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Yani Wahyu berkata, pengamanan Jalan Tenaga Listrik akan dilakukan bersama aparat dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC). Pelibatan BWSCC dilakukan karena Jalan Tenaga Listrik merupakan akses utama bagi mobilisasi kendaraan berat untuk mengeruk Sungai Ciliwung.

"Sebetulnya kan setelah ditertibkan diserahterimakan ke BWSCC. Karena itu jalan inspeksi adalah sarana prasarana kota, ini yang perlu diawasi, supaya tidak ada lagi tumbuh lagi pelanggaran," ujar Yani saat dihubungi wartawan.



Pengawasan akan dilakukan hingga proyek pengerukan Sungai Ciliwung di kawasan Tanah Abang selesai. Jumlah personel yang diterjunkan Satpol PP akan tergantung pada aparat dari BWSCC.

Usai penertiban dilakukan, beberapa kendaraan berat (eskavator) terlihat langsung melintas di Jalan Tenaga Listrik. Eskavator berada di sana untuk mengeruk Sungai Ciliwung.

"Sebelumnya karena jalan itu menyempit kemudian truk kan besar, tidak bisa lewat. Pokoknya jalan inspeksi tidak boleh lah ada yang menaruh benda apa pun," tuturnya.


Pada kesempatan berbeda, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menjelaskan, instansinya sudah memberi peringatan terlebih dulu sebelum penertiban dilakukan di bantaran Sungai Ciliwung.

Menurut Mangara, warga kerap kembali bermukim di Jalan Tenaga Listrik karena jalur tersebut belum dimanfaatkan optimal oleh Pemprov DKI.

"Kami minta ke Dishub (Dinas Perhubungan) dikaji apa ini bisa dilintasi Metro Mini atau bagaimana," kata Mangara.

Ada lebih dari 100 gubuk liar yang ditertibkan Satpol PP dari jalan inspeksi tersebut. Panjang Jalan Tenaga Listrik mencapai 5 kilometer.


Usai dibersihkan dari bangunan liar, jalan inspeksi Ciliwung akan dipasangi lampu penerangan jalan. Pemasangan akan dilakukan setelah area dipastikan steril dari pemukim liar.

"Kalau mereka masih ada, tidak awet (lampunya) karena dipecahin," katanya. (pmg/djm)