Istana Tegaskan Jokowi Tak Recoki Pergantian Ketum Golkar

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 23/11/2017 14:53 WIB
Istana Tegaskan Jokowi Tak Recoki Pergantian Ketum Golkar Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Golkar Setya Novanto. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Presiden Johan Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak akan mencampuri pemilihan Ketua Umum Partai Golkar jika nantinya diselenggarakan.

Johan menegaskan, Presiden Jokowi selama ini menyatakan, ia selalu menyerahkan permasalahan termasuk pemilihan ketua umum kepada mekanisme partai.

"Presiden tidak pernah ikut campur urusan internal partai apapun termasuk Partai Golkar. Presiden menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku di partai, tidak ikut campur," ujar Johan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (23/11).



Pernyataan tersebut disampaikan Johan menyikapi pendapat Yorrys Raweyai yang menyatakan pergantian ketua umum Golkar hanya menunggu sikap Jokowi.

Partai Golkar melalui rapat pleno beberapa waktu lalu belum memutuskan untuk mencopot Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar. Setnov tetap dipercaya menjadi Ketua Umum hingga adanya keputusan praperadilan yang diajukan Setnov.

Setnov resmi menjadi tersangka dan telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) sejak pekan lalu (19/11).

Beberapa nama sempat muncul dan disebut berpotensi menggantikan Setnov sebagai ketua umum seperti Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mantan Ketua DPR Ade Komaruddin, dan Politikus Senior Titiek Soeharto.

Mencuatnya Airlangga dalam perebutan posisi Ketua Golkar disebut-sebut tak lepas dari dukungan Istana.

Menanggapi hal itu, Johan kembali menegaskan Jokowi tidak akan merecoki suksesi pemilihan pucuk partai beringin.

"Presiden selalu menyerahkan pada mekanisme yang berlaku di Partai itu sendiri jadi tidak ikut campur apalagi intervensi," kata mantan Jubir KPK ini.

(ugo/gil)