Idrus mengatakan, selaku mantan Ketum, JK meminta Golkar dapat bertahan dari segala terpaan masalah agar tetap eksis dalam kancah perpolitikan.
"Saya juga kemarin ketemu Pak JK. Pak JK selalu berpikir bagaimana Golkar tidak hanya eksis tapi juga survive," ujar Idrus di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (24/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, ia juga menegaskan, JK sama sekali tidak pernah mendesak adanya Munaslub untuk mengganti Ketum Golkar Setya Novanto yang saat ini ditahan KPK karena menjadi tersangka korupsi proyek e-KTP.
"Kemarin Pak JK tidak bicara soal apa (Munaslub), tapi secara umum ya," ujarnya.
Lebih dari itu, Idrus menegaskan, Golkar belum berencana menggelar Munaslub karena masih menghormati proses hukum yang tengah dilakukan Setnov.
Lihat juga:DPP Golkar Kumpulkan Seluruh DPD Sabtu Besok |
Ia hanya berkelakar, Golkar tidak akan kesulitan mencari pengganti Setnov jika Munaslub dilakukan karena memiliki banyak kader berkualitas.
"Saya bilang kesulitan Golkar itu karena kebanyakan kader yang bisa semua," ujar Idrus. (djm/djm)