Airlangga Minta Izin Jokowi 'Rebut' Kursi Ketum dari Setnov

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Senin, 27/11/2017 13:04 WIB
Airlangga Minta Izin Jokowi 'Rebut' Kursi Ketum dari Setnov Airlanga mengaku telah bertemu Presiden Joko Widodo perihal keinginannya untuk menggantikan Setya Novanto dari ketua umum Partai Golkar. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dukungan terhadap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto agar mengambil alih posisi ketua umum Partai Golkar kian hari terus menguat. Saking kuatnya dukungan itu membuat kader Partai Golkar ini tak kuasa menahannya.

Airlanga mengaku telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi perihal keinginannya untuk menggantikan Setya Novanto dari ketua umum Partai Golkar.

“Saya minta izin dibolehkan untuk ikut, karena saya kan sekarang pembantu beliau. Jadi saya minta izin. Harus lebih baik,” katanya saat menghadiri acara Kadin di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (26/11).


Mengenai kehadirannya di acara Kadin, Airlangga tak menampik kalau dirinya tengah mencari dukungan.

“Ya kalau itu saya berterima kasih kepada teman-teman di Kadin yang men-support moral untuk saya, insya Allah ikut dalam kontestasi dan menjadi ketum di golkar,” ujarnya penuh harap.

Pernyataannya itu sekaligus bentuk optimismenya merebut kursi ketua umum Partai Golkar dari cengkraman Setya Novanto.

Seperti diketahui, Setya Novanto masih menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar meski kini telah ditahan di rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setya Novanto merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Ketika ditanya seputar desakan musyawaran nasional luar biasa (munaslub), Airlangga menjawab normatif.  “Itu sudah bagian dari keputusan pleno dan juga aspirasi daerah,” ucapnya. (djm/djm)