"Kami mengimbau supaya tidak ada sweeping terhadap warga negara asing," ujarnya kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Senin (11/12).
Argo mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan atau informasi soal rencana sweeping terhadap warga negara AS. Menurutnya, polisi juga akan mengecek ke lapangan untuk memastikan tak ada sweeping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah jadi kewajiban negara melindungi warga negara asing di Indonesia," ucapnya.
Argo mengatkaan, seluruh pihak seharusnya ikut menjaga situasi kondusif saat ini agar tidak menimbulkan permasalahan baru di masyarakat. "Jangan sampai tindakan kita bisa merugikan kita sendiri," tuturnya.
Imam FPI Jakarta Muchsin Alatas mengingatkan aksi sweeping itu harus mendapat persetujuan petugas keamanan.
“Kami umat Muslim Indonesia tidak segan-segan men-sweeping secara terang-terangan warga Amerika yang ada di Indonesia. Begitu juga sekutu-sekutunya," kata Muchsin di tengah massa aksi.
Aksi unjuk rasa mengecam pernyataan Trump terus dilakukan di Kantor Kedubes AS di Jakarta sejak akhir pekan lalu. Secara resmi, Pemerintah Republik Indonesia juga telah menolak pernyataan Trump terkait Yerusalem. (pmg)