Berkas Perkara Hilman 'Sopir Setnov' Dilimpahkan ke Kejaksaan

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Rabu, 13/12/2017 16:47 WIB
Berkas Perkara Hilman 'Sopir Setnov' Dilimpahkan ke Kejaksaan Berkas perkara kecelakaan lalu lintas dengan tersangka Hilman Mattauch dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. (Detikcom/Aditya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas perkara kasus kecelakaan yang menimpa Setya Novanto ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Selasa (12/12).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Paggara mengatakan, berkas tersebut merupakan berkas perkara dari tersangka tilang Hilman Mattauch. Pria yang tak lagi menjadi kontributor Metro TV itu mengendarai mobil Toyota Fortuner nahas yang ditumpangi Setnov pada malam 16 November 2017 di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

"[Berkas] sudah dilimpahkan kemarin ke Kejaksaan Tinggi," ujar Halim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/12).



Berkas Hilman 'Sopir Setnov' Dilimpahkan ke Kejati DKIHilman Mattauch. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Sementara itu, kata Halim, keterangan Setnov sebagai korban dalam perkara itu pun telah masuk dalam berkas perkara Hilman.

"Dalam hal ini kan Novanto korban makanya keterangan dia satu berkas dengan tersangka HM," tuturnya.

Nantinya, Halim mengatakan, pihaknya akan mengetahui apakah berkas perkara yang dilimpahkan tersebut sudah lengkap atau belum. Jika belum lengkap, berkas akan dikembalikan ke pihak kepolisian untuk dilengkapi.

Hilman telah ditetapkan sebagai tersangka yang diduga lalai dalam mengendarai kendaraan sehingga mengakibatkan orang lain terluka. Dia dijerat dengan Pasal 283 juncto 310 Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sementara Setnov dalam pemeriksaan untuk kecelakaan tersebut tak ingin perkaranya dilanjutkan. Setnov mengatakan sebagai korban dia merasa tidak bermasalah dengan hal tersebut.

Pada malam kecelakaan, Hilman menyopiri mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi B 1372 ZLO. Selain Hilman dan Setnov, di dalam mobil itu pun terdapat ajudan dari pria yang kini menjadi terdakwa dugaan korupsi e-KTP.

Saat hari kecelakaan itu, Setnov sedang dalam proses pencarian oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah gagal dijemput paksa dari rumahnya di kawasan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 15 November 2017 malam.

Setnov yang keberadaannya misterius pada 16 November petang meladeni wawancara Metro TV lewat telepon dengan perantara Hilman. Kemudian, Hilman bermaksud mengantar Setnov ke studio Metro TV untuk wawancara langsung.

(kid/djm)