Sandi Mengaku Ajak Antam Soal Mahar Emas Nikah Massal

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Selasa, 19/12/2017 19:05 WIB
Sandi Mengaku Ajak Antam Soal Mahar Emas Nikah Massal Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno siap memberikan sumbangan mahar jika tidak ada perusahaan yang bersedia, meski bukan perhiasan emas atau emas batangan. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno merencanakan akan memberikan mahar berupa emas kepada ratusan peserta nikah massal pada malam tahun baru, di area Park and Ride Thamrin 10, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu 31 Desember mendatang.

Sandi mengaku sudah berkomunikasi dengan PT Antam Tbk. selaku badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan untuk mewujudkan sumbangan mahar emas itu.

"Saya mengajak kerja sama PT Antam dan sudah terhubung dengan direktur utamanya, lagi diusahakan," kata Sandi di Jakarta, Selasa (19/12).


Sandi berharap, penerimanya bisa memanfaatkan emas sebagai objek yang ditabung mengingat investasi emas selalu menguntungkan.

"Ada aspek bagaimana mereka menabung karena emas itu adalah salah satu sarana masyarakat untuk menabung," kata Sandi.

Dia pun menyebut pihak PT Antam masih akan membahas kemungkinan tersebut.

"Sekarang lagi dalam pembicaraan sama temen-temen di Antam, apakah ini bisa sebagai bagian daripada partisipasi mereka," kata Sandi.

Sandi menginginkan ada partisipasi dari dunia usaha untuk menghadirkan salah satu komponen pernikahan yaitu mahar. Menurutnya, mahar yang paling sering diminati masyarakat adalah emas.

Bahkan, Sandi menyebut dirinya siap menyiapkan sumbangan mahar jika tidak ada perusahaan yang bersedia, meski bukan perhiasan emas atau emas batangan.

"Kalau dunia usaha mau partisipasi, alangkah baiknya, karena ini merupakan sebuah kemitraan dan partisipatif kolaboratif. Kalau enggak, saya yang menyediakan," kata Sandi.

"Tadinya pengin bitcoin, tapi mahal," ujarnya seraya berkelakar.

Mantan pengusaha itu menyebut, Bazis akan menyumbang mahar berupa alat-alat salat. Hal itu untuk melengkapi langkah Pemprov DKI melalui Biro Tata Pemerintahan yang menyumbangkan penyelenggaraannya, pelaminan, dan pestanya yang besar. (djm)