Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan melakukan interogasi secara bertahap. Selain keterangan dari saksi, dia juga akan meminta hasil tim laboratorium forensik kepolisian yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara siang ini.
"Sudah tiga orang saksi yang sudah kami periksa baik itu saksi korban (korban selamat). Sedang kami interogasi, nanti kami minta keterangan bertahap seandainya kami juga sudah menerima hasil labfor," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami cek keselamatan kerjanya, kemudian misalnya bekerja lembur atau malam hari, kira-kira penerangan seperti apa, dengan cuaca seperti ini apa yang dilakukan. Kami tanyakan semuanya nanti," ucapnya.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (25/12) malam sekitar pukul 20.15 WIB itu mengakibatkan enam orang pekerja menjadi korban. Tiga di antaranya meninggal dunia atas nama Adi alias Bima, pria 30 tahun asal Purwakarta. Dua orang lainnya yaitu, Khoirul Ma'sum (35) asal Tulung Agung, dan Dedi Irawan.
Sementara korban luka Aris Suryanto bin Sumadi mengalami luka patah pada pergelangan tangan kiri dan kaki kanan. Muklas mengalami luka sobek di kepala sebelah kiri, dan Idris bin Sohari mengalami luka lecet di ketiak kiri dan kanan, serta luka sobek di kaki sebelah kiri. (pmg/djm)