OTT Pertama 2018, KPK Tangkap Bupati Hulu Sungai Tengah

Feri Agus, CNN Indonesia | Kamis, 04/01/2018 13:35 WIB
OTT Pertama 2018, KPK Tangkap Bupati Hulu Sungai Tengah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/12). Ia membenarkan adanya OTT terhadap Bupati Hulu Sungai Tengah. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pertama di awal 2018. Kali ini, lembaga antirasuah dikabarkan menangkap tangan Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, berinisial AL.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengonfirmasi bahwa OTT terkait kasus tersebut dilakukan di Kabupaten Hulu Sungai dan Surabaya, Jawa Timur.

"Betul, ada giat di Hulu Sungai Tengah Kalsel dan Surabaya," kata dia, saat dikonfirmasi, Kamis (4/1).


Dari informasi yang dihimpun, AL ditangkap tengah bertransaksi suap. Namun, belum diketahui identitas pihak yang ditangkap, maksud pemberian suap, dan jumlah uang yang disita dalam OTT ini.

Agus mengatakan, pihaknya bakal menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai OTT Bupati Hulu Sungai Tengah dalam konferensi pers.

"Tunggu konpers lebih lanjut," tuturnya, tanpa merinci jadwal kegiatan tersebut.

Bupati Hulu Sungai Tengah Kalsel berinisial AL itu kini tengah dalam perjalanan menuju gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan bersama AL.

Diketahui, Bupati Hulu Sungai Tengah saat ini adalah Abdul Latif. Pada Pilkada 2015, Abdul Latif yang berpasangan dengan Chairansyah menang telak dengan raihan suara 60,39 persen. Ketika itu, Abdul-Chairansyah diusung oleh PKS dan PBB. (arh/gil)