Joshua akan Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Menista Agama

Dhio Faiz , CNN Indonesia | Selasa, 09/01/2018 06:14 WIB
Joshua akan Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Menista Agama Mantan penyanyi cilik era 1990-an, Joshua Suherman, diduga melecehkan agama Islam saat membawakan materi stand up comedy. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) akan melaporkan komika Joshua Suherman ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Selasa (9/1). Mantan penyanyi cilik era 1990-an itu diduga melecehkan agama Islam saat membawakan materi stand up comedy.

Ketua FUIB Rahmat Himran menyebut materi lawakan yang dianggap melecehkan agama adalah saat Joshua membandingkan popularitas Anisa Rahma, mantan personel Cherrybelle.

"Dia bilang alasan kenapa Anisa lebih unggul adalah karena Islam. Terus teriak mayoritas tidak bisa dikalahlan di negeri ini," kata Rahmat saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (8/1).


Joshua menyebut Anisa lebih terkenal dibandingkan Cherly Juno, personel Cherrybelle, karena perbedaan agama yang dianut mereka.

Joshua mengatakan, keduanya memiliki talenta dan kecantikan yang relatif sama. Namun, popularitas Anisa lebih unggul dan ditunggu penggemar daripada Cherly. Alasannya adalah Anis beragama Islam, sedangkan Cherly tidak.

"Zaman dulu, semua mata tertuju pada Anisa. Semuanya Anisa. Padahal skill nyanyi tipis-tipis, skill nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che (Cherly), Islam," kata Joshua sebagaimana terekam dalam video yang diunggah di Youtube.


Rahmat mengetahui dugaan penistaan ini dari aduan rekannya pada Sabtu (6/1) lalu. Ia langsung berdiskusi dengan pengurus FUIB dan berencana melaporlannya esok hari. Pihaknya berharap dengan pelaporan ini, tidak akan ada lagi pihak yang melakukan penistaan terhadap agama.

"Hidup di Indonesia penuh dengan makna Pancasila. Saling menghargai sesama agama," Rahmat berharap.

Kata Rahmat, FUIB akan melaporkan Joshua Suherman dengan jerat pasal 156 huruf a KUHP tentang penistaan agama. Namun mereka terbuka jika ada tambahan pasal setelah berbincang dengan kepolisian di Bareskrim Polri.

[Gambas:Youtube] (pmg/gil)