Soal Becak, Sandiaga Minta Masyarakat Jangan Berspekulasi

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Senin, 15/01/2018 14:23 WIB
Soal Becak, Sandiaga Minta Masyarakat Jangan Berspekulasi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku, soal becak hanya untuk meningkatkan pariwisata karena termasuk salah satu angkutan lingkungan yang memiliki kriteria kearifan lokal. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta masyarakat jangan terlalu berspekulasi terkait jalur khusus becak yang sebelumnya sempat diutarakan akan kembali dibuatkan Gubernur Anies Baswedan.

Sandi nampak sedikit kebingungan tatkala dirinya ditanya terkait jalur khusus becak tersebut.

“Ini apa yah soal becak? Yang ngeluarin statment siapa yah?,” kata Sandi di Balai Kota saat dirinya ditanya perihal becak oleh awak media, Senin (15/1).


Saat mengetahui Anies yang mengeluarkan pernyataan terkait becak, Sandi pun mengaku akan berkoordinasi lebih lanjut dengan mantan menteri pendidikan itu.

Meskipun begitu, Sandi mengaku, soal becak hanya untuk meningkatkan pariwisata. Mengingat becak, kata dia, termasuk ke dalam salah satu angkutan lingkungan yang masih memiliki kriteria kearifan lokal dan bisa menarik lapangan pekerjaan, khususnya lapangan kerja di bidang pariwisata.

“Nanti saya klarifikasi (soal becak) masyarakat jangan berspekulasi dulu, yang kita pikirkan adalah bagian dari pariwisatanya kan masih ada kearifan lokalnya,” ujar Sandi.

Sandi memaparkan, jika memang jalur khusus becak ini akan dibuatkan di wilayah Jakarta kemungkinan akan disambungkan dengan jalur-jalur yang ada di kawasan pariwisata.

Namun sekali lagi, Sandi mengingatkan, agar tak ada spekulasi macam-macam terkait becak.

“Tapi lengkapnya nanti yah, jangan banyak spekulasi dulu, kita pastikan dulu supaya tidak menimbulkan pesan di masyarakat yang menimbulkan kebingungan,” kata dia.

Tidak hanya pariwisata, Sandi mengaku, masih sering melihat angkutan sejenis becak yang digunakan masyarakat di pinggiran Jakarta. Misalnya di wilayah Lagoa, Jakarta Utara.

“Sebagai bagian dari angkutan lingkungan, di Lagoa, Jakarta utara, masih banyak dari pasar ke pasar yang angkutannya gerobak dalam betuk becak. Nanti yah, itu kita kearifan lokal saja, lihat bagaimana penyelesainnya saja,” katanya. (djm)