Sebut Penyerang Novel Mata Elang, Dahnil Diperiksa 22 Januari

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 18/01/2018 21:26 WIB
Sebut Penyerang Novel Mata Elang, Dahnil Diperiksa 22 Januari Argo Yuwono mengatakan, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menuduh penyerang Novel Baswedan adalah mata elang. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya akan meminta keterangan Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak pada Senin (22/1) mendatang. Dahnil dimintakan keterangan sebagai saksi terkait ucapannya di salah satu stasiun televisi soal kasus penyiraman Novel Baswedan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan soal pemeriksaan tersebut. "Ya betul (diperiksa tanggal 22 Januari),” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/1).

Argo mengatakan, pemeriksaan itu terkait pernyataan Dahnil dalam salah satu program di stasiun televisi yang tayang pada 8 Januari 2018 pukul 22.00 WIB. Tayangan tersebut membahas soal penyelidikan kasus Novel yang tidak kunjung menemukan titik terang hingga saat ini.


Dahnil, kata Argo, menyebut jika pelaku dalam penyiraman Novel merupakan mata elang.

"Dia ada kegiatan di salah satu stasiun televisi. Dia menuduh orang, mengatakan bahwa pelakunya adalah mata elang. Makanya akan kami dalami di situ," tuturnya.

Surat panggilan terhadap Dahnil diketahui telah menyebar di media sosial. Dalam surat itu tertulis jika pemeriksaan dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB.

Insiden penyiraman terhadap Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017. Ia disiram air keras orang tak dikenal usai melaksanakan salat Subuh di masjid dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam pengusutan kasus itu, Polda Metro bekerja sama dengan Polda seluruh Indonesia untuk menyebar sketsa wajah terduga pelaku.

Sedikitnya, ada empat sketsa wajah laki-laki yang disebar kepolisian. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah benar pelaku berjumlah empat orang. Sketsa itu diperoleh berdasarkan keterangan para saksi.

Dalam sketsa empat halaman yang disebar Polda Metro, polisi meminta agar kepada siapa saja yang mengetahui, mendengar maupun memiliki informasi, dapat segera membawa yang bersangkutan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro. Atau jika tidak, masyarakat dapat menghubungi hotline di 0813-9884-4474 terkait keberadaan terduga penyerang Novel Baswedan.


[Gambas:Video CNN] (djm)