Wiranto soal Perpecahan Hanura: Saya Enggak ke Mana-mana

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 10:42 WIB
Wiranto soal Perpecahan Hanura: Saya Enggak ke Mana-mana Ketua Dewan Pembina Hanura, Wiranto, masih enggan berbicara soal dua kubu yang memperebutkan kepemimpinan pusat partai yang ia rintis dirikan pada 2006 lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pembina Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto menyatakan tidak memihak dua kubu yakni kubu Oesman Sapta Odang dan Daryatmo yang tengah berebut kepemimpinan partai.

"Saya enggak ke mana-mana (kubu OSO atau kubu Daryatmo) gimana toh, kamu ini," ujar Wiranto saat ditanya perihal friksi di internal partai yang ia bina tersebut saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/1).

Saat disinggung soal OSO dan Daryatmo yang mengklaim sah sebagai ketua umum Hanura, Wiranto juga enggan menanggapinya.

Wiranto justru meminta kepada awak media untuk membaca pesan kemarin yang sudah disampaikan kepada kubu Daryatmo yang menggelar Musyawarh Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Gedung DPP Hanura, Jakarta Timur.

"Baca yang teliti panjang lebar. Kalau hatinya bersih baca itu sudah tahu maknanya," ujar pria yang merintis berdirinya Hanura pada 2006 silam.

Dalam pesan tersebut, Wiranto mengatakan dirinya legawa dan akan mendukung sepenuhnya partai Hanura dipimpin orang-orang yang berkualitas, bermoral, dan memiliki kemampuan manajerial yang andal melalui proses konstitusi partai Hanura.

Wiranto juga menyampaikan dirinya menyadari bahwa besar kecilnya partai ditentukan pada kekuatan anggota dan simpatisan di seluruh Indonesia, bahkan mancanegara yang diwakili Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebagai pemilik riil partai.

Wiranto menegaskan siapapun dan cara apapun tidak bisa mencegah hak politik pemilik partai ini.

"Oleh sebab itu saya akan terus mendukung dan bersama-sama dengan saudara-saudara berjuang untuk eksistensi Partai Hanura. Selamat berjuang semoga Tuhan yang Maha Kuasa merestui perjuangan Partai Hanura," kata Wiranto dalam pesannya tersebut.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum Hanura selama 10 tahun itupun hanya meminta doa agar konflik di internal Hanura bisa segera diselesaikan.

"Doakan saja selesai," ujar Wiranto.

Sampai saat ini, kedua kubu, yakni kubu OSO dan kubu Daryatmo masih terus mengklaim mendapat dukungan dari Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Hanura. (kid)