Panglima TNI: Koopsau III Akan Bermarkas di Biak

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Jumat, 02/02/2018 03:44 WIB
Panglima TNI: Koopsau III Akan Bermarkas di Biak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan markas dari Koopsau baru yakni Koopsau III akan berada di Pulau Biak, Provinsi Papua. (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- TNI akan menambah Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) dari semula yang sudah ada sebanyak 2 markas.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan markas Koopsau III itu akan berada di Pulau Biak, Provinsi Papua.

"Saya melakukan kunjungan kerja ke Biak dalam rangka pelaksanaan program TNI yakni pembentukan Koopsau III di Pulau Biak," kata Hadi di Biak, Kamis (1/2) seperti dikutip dari Antara.



Ia menyatakan untuk mewujudkan pembentukan Koopsau III maka Mabes TNI harus menyiapkan berbagai sarana prasarana, utamanya markas komando serta fasilitas penunjang lainnya.

Hadi sendiri berharap rencana pembentukan Koopsau III dapat terealiasi secepatnya sehingga akan menambah kekuatan TNI dalam mengawal dan menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sejauh ini, TNI AU memiliki dua komando operasi yakni Koopsau I mencakup wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi seluruh Sumatra, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta dan sebagian Jawa Tengah. Koopsau ini bermarkas di Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Sedangkan Koops II mencakup wilayah Indonesia bagian timur yang semula meliputi seluruh Sulawesi, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, sebagian Jawa Tengah dan Papua. Koopsau II bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.


Selain mengunjungi Biak, Hadi yang didampingi KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan sejumlh perwira tinggi Mabes TNI pun berkunjung ke Sorong, Papua Barat.

"Untuk Sorong saya akan melihat juga persiapan untuk pembentukan Pasmar III, ya semua ini masih dalam penjajakan Mabes TNI," ujar Hadi. (Antara/kid)