Ketua Panitia Aksi Amy mengatakan aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas aksi intoleransi yang belakangan marak terjadi.
"Ini kami spontanitas dari teman-teman tolak radikalisme karena akhir-akhir ini ada gerakan yang melenceng dari ideologi Pancasila," ujar Amy saat ditemui di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amy menuturkan aksi ini awalnya adalah tuntutan untuk segera menangkap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang dikabarkan akan segera pulang ke Indonesia pada 21 Februari mendatang. Namun aksi itu urung dilakukan terkait alasan keamanan.
Foto: CNNIndonesia/Priska Sari Pratiwi |
"Kami melihat situasi dan tidak mau dibilang menggelindingkan 'bola panas'. Kami tidak mau memulai karena kami cinta damai," katanya.
Sementara itu, anggota Laskar Nusantara Yeni meyakini ada aktor intelektual di balik sejumlah aksi intoleransi yang terjadi dua bulan terakhir. Ia meminta pihak kepolisian segera mengungkap aktor tersebut agar peristiwa tersebut tak terulang.
Belakangan terjadi sejumlah kasus intoleransi secara berurutan yakni penyerangan gereja di Sleman Yogyakarta dan persekusi pada seorang biksu di Tangerang. Sebelumnya juga terjadi penyerangan pada dua ustaz oleh orang dengan gangguan jiwa di Jawa Barat. (evn)
Foto: CNNIndonesia/Priska Sari Pratiwi