Aspirasi tersebut disampaikan oleh para mantan narapidana terorisme dan para korban dalam acara Silaturahmi Kebangsaan NKRI (Satukan NKRI) yang difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Pada kesempatan itu, mereka mencurahkan isi hatinya berkaitan dengan berbagai hal, mulai dari pelayanan kesehatan, lapangan pekerjaan, hingga persepsi dari masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Wiranto menyadari salah satu penyebab munculnya aksi teror di Indonesia disebabkan oleh adanya pihak-pihak yang merasa sakit hati maupun merasa dimarjinalkan.
Wiranto berharap dengan silaturahmi antara para pelaku teror dengan para korban bisa kembali merajut kesatuan di negara ini yang dirasa masih kerap terpecah belah. Tujuannya, guna mewujudkan kondisi di Indonesia yang lebih aman dan jauh dari upaya aksi teror.
"Cara untuk menanggulangi hati yang menyebabkan teror itu obatnya adalah sabar, sadar, dan memaafkan, hari ini kita melaksanakan kesadaran dan pemaafan," tutur mantan Panglima ABRI ini.