Hanafi Rais:Biaya Modifikasi Becak Listrik Rp20 Juta per Unit

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Kamis, 08/03/2018 05:34 WIB
Hanafi Rais:Biaya Modifikasi Becak Listrik Rp20 Juta per Unit politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Hanafi Rais mengubah rancangan becak konvensional menjadi becak listrik. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati).
Jakarta, CNN Indonesia -- Isu terkait becak yang boleh kembali beroperasi di Jakarta disambut baik oleh politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Hanafi Rais.

Hanafi pun menyebut jangan sampai muncul phobia penggunaan becak di masyarakat, apalagi becak tersebut hanya boleh beroperasi di kawasan-kawasan tertentu saja di DKI Jakarta.

"Jangan sampai ada muncul ini phobia becak, lagi pula operasionalnya kan hanya di pasar dan lingkungan perumahan," kata Hanafi saat di temui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (7/3).

Untuk mendukung ide terkait becak ini, Hanafi pun mengaku telah membuat sebuah prototype atau percontohan becak listrik yang memang pernah diinginkan oleh Sandi beberapa waktu lalu.


Hanafi mengaku telah berhasil membuat rancangan becak konvensional yang dia ubah menjadi becak listrik.

"Sudah ada prototypenya, tinggal diserahkan ke Pak Gubernur," kata putra sulung tokoh Alumni 212, Amien Rais ini.

Becak listrik inisiatif Hanafi ini bentuknya memang tak terlalu berbeda dengan becak konvensional yang biasa digenjot para pengemudi becak. Hanya saja, becak konvensional ini telah dimodifikasi sehingga pun lebih manusiawi saat digunakan oleh para pengemudinya.

"Mirip (bentuknya) hanya saja ini lebih manusiawi, jadi tidak usah digoes saja," katanya.

Lebih lanjut, Hanafi juga membeberkan modifikasi dari becak konvensional menjadi becak listrik inisiatifnya ini memerlukan pendanaan sekitar Rp18 juta hingga Rp20 juta untuk satu unit. 

Biaya itu digunakan untuk memasang dinamo dan baterai yang akan disimpan di bawah jok pengemudi.

"Itu segitu untuk modifikasi saja, bukan beli becak baru," kata Hanafi.

Becak listrik itu juga untuk sekali pengisian batrai diperkirakan hanya memerlukan waktu kurang lebih tiga jam, dan becak itu siap digunakan lebih dari satu hari untuk jarak tempuk 40 sampai 50 kilo meter.

Saat ditanya apakah waktu tiga jam bisa memenuhi daya dan tenaga becak, Hanafi mengaku dengan kualitas batrai tentu hal tersebut bisa terjadi.

"Bisa (tahan lama) ini kan kualitas batrainya (bagus)," kata dia.

Oleh karena itu, Hanafi pun mengaku akan segera menyampaikan becak listrik inisiatifnya ke pihak Pemprov. Rencananya becak itu akan langsung diterima oleh Anies Baswedan pada hari minggu pekan ini.

"Nanti diterima pak Anies, saya akan kendarai langsung ke Balai Kota dari lokasi CFD, saya (dan pihak Pemprov) sudah berkomunikasi," kata dia.
(lav/lav)