KPK Sebut Mata Kiri Novel Membaik Usai Operasi Tahap Dua

DHF, CNN Indonesia | Sabtu, 24/03/2018 14:39 WIB
KPK Sebut Mata Kiri Novel Membaik Usai Operasi Tahap Dua Kondisi mata kiri Novel Baswedan semakin membaik usai operasi tahap kedua di Singapura. Dia sudah bisa melihat bayangan tubuh orang melalui mata kirinya. (Dok. Humas KPK).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kondisi mata kiri Novel Baswedan kian membaik pascaoperasi tahap dua yang dilangsungkan di Singapura, Jumat (23/3).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Novel sudah mendapatkan kunjungan dokter pagi ini. Dokter melakukan pengecekan terhadap mata kiri Novel dan hasilnya cukup baik.

"Hasil operasi baik, mata kiri Novel sudah dapat melihat bayangan jari digerakkan dan bayangan tubuh. Proses perbaikan penglihatan mata kiri ini butuh waktu karena baru kemarin operasi dilaksanakan," ujar Febri dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/3).


Febri juga menjelaskan terkait pendarahan pada mata kiri Novel yang terjadi saat operasi kemarin. Novel telah menjalani pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG) dan berkonsultasi dengan dokter spesialis retina terkait hal tersebut.

Dari pemeriksaan tersebut juga diketahui bekuan darah di mata kiri Novel bukan pada area retina. Sehingga retina mata kiri Novel aman untuk sementara waktu, kata Febri.

"Kondisi terburuk terkait pendarahan ini adalah apabila beberapa minggu ke depan penglihatan terganggu karena pembekuan darah tersebut, maka bekuan akan diambil [lewat operasi pengambilan bekuan]," ujar dia.

Di luar hal itu, Novel juga masih mengalami pembengkakan pada lapisan gusi mata kiri akibat operasi kemarin. Namun kondisi ini akan membaik dalam beberapa hari ke depan.

Rencananya Novel akan kembali menjalani pemeriksaan esok pagi. Dokter akan memastikan apakah Novel bisa keluar rumah sakit dan melakukan rawat jalan atau sebaliknya. Jika diperbolehkan, maka Novel akan menetap di Singapura untuk tiga hingga empat minggu ke depan guna menjalani rawat jalan tersebut.

Sebelumnya, Novel Baswedan menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua pada mata kiri, Jumat (23/3). Mata kirinya rusak dan tak bisa melihat akibat siraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017. Novel disiram selepas salat Subuh di masjid dekat rumahnya.

Kepala Satuan Tugas kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP itu telah menjalani perawatan di Singapura selama kurang lebih 10 bulan.

Selama Novel dirawat di Singapura, kasus penyerangan dengan menggunakan air keras yang ditangani Polda Metro Jaya itu belum juga menemui titik terang. (osc)