Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Sabtu, 21/04/2018 02:37 WIB
Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten Kapolres Jaksel Indra Jafar mengatakan polisi telah menangkap Brigjen polisi gadungan. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan A ditangkap di Banten Jumat (20/4) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga kini polisi masih memeriksa A yang disebut melakukan pengancaman terhadap salah satu penyidik melalui telepon itu.

"Ada kasus penipuan dan penggelapan yang sedang diselidiki. Itu kan bisa jadi modus menakut-nakuti, terus mengintervensi. Kita kan pada prinsipnya bekerja profesional apa adanya. Kemudian dia intervensi, minta bantuan terus memaksa," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/4)



Indra belum mengetahui apakah A merupakan seorang terlapor dalam kasus tersebut. Indra sendiri enggan menjelaskan kasus yang sedang diusut tersebut.

Menurut Indra, kecurigaan terhadap A muncul lantaran dia sering kali menelepon dengan melakukan pengancaman. Setelah ditelusuri, nama A tidak tercantum sebagai salah satu jajaran Brigjen seperti pengakuannya terhadap penyidik.


Saat penangkapan tersebut, Indra mengatakan pihaknya mendapati seragam dan atribut kepolisian yang dilengkapi dengan nama A. Namun kepada polisi, A mengaku sebagai pengangguran.

"Sempat mengelak, dia mengaku pengangguran. Tapi kami tangkap dan dibawa ke Polres, dan masih diperiksa," tuturnya. (DAL/DAL)