Spontanitas Jokowi Singgung Romi PPP Cocok Jadi Cawapres

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Selasa, 15/05/2018 14:28 WIB
Spontanitas Jokowi Singgung Romi PPP Cocok Jadi Cawapres Presiden Joko Widodo saat menjamu makan siang Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Istana beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menjelaskan pernyataannya bulan lalu mengenai Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang dinilai cocok menjadi calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019. Jokowi menyebut jawaban itu spontanitas.

"Itu saya jawab spontan tanpa skenario. Saya jawab, artinya keluar dari hati," kata Jokowi sambil tertawa di Hotel Mercure Ancol, Selasa (15/5).

Hal itu disampaikan sebelum menutup Lokakarya Nasional anggota DPRD fraksi PPP se-Indonesia siang ini.



Sebelumnya, PPP menayangkan video perkembangan partai hingga mengenai Romi. Salah satu video yang ditampilkan, yakni potongan wawancara Najwa Shihab bersama Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu.

Saat itu, Najwa menunjukkan banyak foto bakal cawapres yang sudah mengemuka seperti mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketum PPP Romi.

Ketika melihat foto Romi, Jokowi menyatakan Ketum PPP itu seorang muda, santri, dan berintelektual. Jokowi dalam wawancara itu ditanya lebih lanjut mengenai Romi dan menjawab cocok menjadi cawapres.

"Ya cocok jadi Cawapres. Benar kan?" kata Presiden dan disambut riuh sorakan dan tepuk tangan kader PPP di sana.


Sementara dalam lokakarya pagi ini Romi dinilai semakin menunjukkan kemampuannya. Hal ini diakui Jokowi ketika melihat Romi berpidato.

"Apa yang disampaikan beliau (Romi) satu jam menunjukkan intelektual yang sangat prima. Harus ngomong apa adanya," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

Sebelum Jokowi berpidato, Romi terlebih dulu memberikan sambutan. Di hadapan Jokowi, jajaran menteri, dan seluruh kader, Romi bicara banyak hal selama hampir 50 menit.

Beberapa hal yang diutarakan Romi, seperti 13 permasalahan yang dilihat PPP saat ini hingga 10 sikap partai berlambang Kakbah itu dalam menghadapi permasalahan dimaksud.

Saat itu, turut ditampilkan kembali keputusan PPP mendukung Jokowi sebagai cawapres dalam Pilpres 2019. (osc/osc)