Menko Polhukam Pastikan Jaminan Keamanan Masyarakat
Dias Saraswati | CNN Indonesia
Kamis, 17 Mei 2018 01:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto memastikan pemerintah dan aparat keamanan akan selalu menjaga keamanan masyarakat sepanjang waktu, tidak hanya pada bulan Ramadan saja.
"Sepanjang waktu, bukan karena puasa kita siap melakukan pengamanan dan sebagainya," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (16/5).
Wiranto menyampaikan pemerintah dan aparat keamanan akan merencanakan dan menyiapkan segala sesuatunya guna melakukan pengamanan. Selain itu, juga untuk mengendalikan suasana agar tetap aman dan kondusif.
"Itu kewajiban pemerintah, jadi enggak usah ditanyakan lagi, itu memang harus kita lakukan," ujarnya.
Kendati demikian, Wiranto enggak menjelaskan bagaimana langkah pengamanan yang akan dilakukan. Sebab, menurutnya rencana penambahan pasukan ataupun rencana lainnya merupakan masalah teknis yang merupakan wewenang dari aparat keamanan.
"Enggak perlu kita jelaskan kepada publik," ucap Wiranto.
Hari pertama puasa Ramadan tahun ini jatuh pada Kamis (17/5). Namun sepekan menjelang pelaksanaan puasa, rentetan aksi teror justru terjadi di Indonesia.
Pekan lalu, sejumlah serangan aksi teror bom terjadi di tiga gereja Surabaya, Rusunawa Sidoarjo, dan Mapolrestabes Surabaya. Kemudian, pada Rabu (16/5) pagi, juga terjadi penyerangan kepada para aparat kepolisian oleh sejumlah teroris di Mapolda Riau. (rah) Add
as a preferred
source on Google
"Sepanjang waktu, bukan karena puasa kita siap melakukan pengamanan dan sebagainya," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (16/5).
Wiranto menyampaikan pemerintah dan aparat keamanan akan merencanakan dan menyiapkan segala sesuatunya guna melakukan pengamanan. Selain itu, juga untuk mengendalikan suasana agar tetap aman dan kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kewajiban pemerintah, jadi enggak usah ditanyakan lagi, itu memang harus kita lakukan," ujarnya.
Kendati demikian, Wiranto enggak menjelaskan bagaimana langkah pengamanan yang akan dilakukan. Sebab, menurutnya rencana penambahan pasukan ataupun rencana lainnya merupakan masalah teknis yang merupakan wewenang dari aparat keamanan.
Hari pertama puasa Ramadan tahun ini jatuh pada Kamis (17/5). Namun sepekan menjelang pelaksanaan puasa, rentetan aksi teror justru terjadi di Indonesia.
Pekan lalu, sejumlah serangan aksi teror bom terjadi di tiga gereja Surabaya, Rusunawa Sidoarjo, dan Mapolrestabes Surabaya. Kemudian, pada Rabu (16/5) pagi, juga terjadi penyerangan kepada para aparat kepolisian oleh sejumlah teroris di Mapolda Riau. (rah) Add
as a preferred source on Google