Ketiga Jenazah itu atas nama Anton Ferdiantono (terduga teroris), Sari Puspitasari (istri Anton), dan Hilya Aulia Rachman (Anak Pertama Anton). Kapolsek Taman AKP Samirin menyebut pemakaman ini digelar oleh Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri.
"Waduh, jangan saya, mas. Ini langsung Densus," ucap dia, saat dilokasi Pemakaman Umum Khusus Mr. X milik Dinsos Kabupaten Sidoarjo, Jumat (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Anton, yang diduga pemilik bahan peledak mengalami luka parah namun masih hidup. Petugas yang masuk ke unit tersebut kemudian terpaksa menembaknya karena disebut masih memegang alat picu bom.
Sedangkan ketiga anak lainnya, yakni Ainur Rachman, Faizah Putri (11) dan Garida Huda Akbar (10) dinyatakan selamat dan mengalami luka-luka. (dik/arh)