Pengurus Masjid Diminta Aktif Menangkal Radikalisme

DHF, CNN Indonesia | Rabu, 30/05/2018 07:50 WIB
Pengurus Masjid Diminta Aktif Menangkal Radikalisme Dewan pengurus masjid seharusnya mengasah prinsip dan pemikiran jemaah supaya terhindar dari paham radikal, serta mempersatukan umat. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Forum Silaturahmi Takmir Masjid Jakarta (FSTM) menyatakan kalau pengurus masjid atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) punya peran dalam menangkal gerakan radikalisme di masjid masing-masing. Wakil Koordinator FSTM Achmad Muslim mengatakan DKM harus mampu mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat pembinaan dan mempersatukan umat Islam.

"Fungsi DKM harus dimaksimalkan untuk memastikan kajian yang sesuai nilai-nilai Islam, mana yang tidak. Artinya yang diajarkan kemarin [pada pelaku terorisme] kemungkinan tidak melalui unsur-unsur syariat Rasulullah SAW," kata Muslim saat ditemui CNNIndonesia.com di Masjid Al Fataa, Menteng, Jakarta, Selasa (29/5).


Muslim mengatakan DKM bisa mengembalikan fungsi masjid dengan menggelar kajian-kajian yang meningkatkan akidah atau keyakinan, akhlak atau perbuatan, serta ilmu umat Islam. Dia menambahkan jika umat Islam memiliki akidah, akhlak, dan ilmu yang sesuai perintah Allah S.W.T., dan tuntunan Nabi Muhammad SAW, maka mereka akan bisa menepis radikalisme dengan sendirinya.


"Sebelum jihad, akidah, akhlak, dan ilmu harus kuat dulu. Kalau sudah kuat, tidak akan jihad dengan melakukan pembunuhan di tempat umum atau peribadatan umat lain," imbuh Muslim.

Wakil Presiden yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengatakan pengurus masjid seharusnya ikut bertanggung jawab atas aksi teror di Surabaya. JK menilai masjid jadi tempat yang berperan penting mengajarkan pemahaman agama di masyarakat. Dia menekankan pentingnya peran pengurus DMI dalam memperkuat masjid sebagai penjaga kepentingan umat.


"Bagaimana bisa sekeluarga di Surabaya mengebom, pertama kali terjadi di dunia ini. Ideologi apa yang beredar? Pengurus masjid tentu tanggung jawab kenapa itu bisa terjadi, karena masjid harusnya menciptakan kedamaian pada kita semua," ujar JK pada Jumat pekan lalu. (ayp/ayp)