Menurut Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August pemeriksaan kendaraan sudah berlangsung sejak 15 Mei lalu. Namun dari total 173 bus yang diuji, sebagian besar tidak lulus.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah bus yang tidak layak beroperasi. Namun menurut Emiral yang paling banyak terjadi adalah kurangnya kelengkapan keselamatan di dalam kabin seperti palu pemecah kaca, kotak obat, hingga segitiga pengaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stiker khusus dari Kementerian Perhubungan akan diberikan kepada armada bus yang memenuhi semua uji laik operasional. Keberadaan stiker itu menandakan bus sudah siap melaju mengantar penumpang di musim mudik.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun baru saja mendatangi terminal untuk mengecek kesiapan menghadapi arus mudik pada Idul Fitri 1438 H. (osc)