Aher soal Iriawan: Kami Menyebutnya Pak Iwan Bule

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Senin, 18/06/2018 16:25 WIB
Aher soal Iriawan: Kami Menyebutnya Pak Iwan Bule Komjen Pol M. Iriawan pernah menjabat Kapolda Jabar di era pemerintahan Ahmad Heryawan. Di sana lah Iriawan mendapat julukan Iwan Bule. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Bandung, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Barat dua periode (2008-2018) Ahmad Heryawan atau Aher menyampaikan ucapan selamat kepada perwira tinggi Polri yang juga Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol Mochamad Iriawan yang resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

"Selamat bekerja untuk sahabat saya, pak Iriawan, beliau adalah mantan Kapolda Jawa Barat, kami menyebutnya Pak Iwan Bule," kata Aher, dalam pembukaan sambutannya di atas podium Gedung Merdeka Bandung, Senin (18/6).


Jawa Barat bukanlah wilayah baru bagi Iriawan. Dia pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat selama sekitar dua tahun, mulai November 2013 hingga 2015.


Di Jawa Barat, Iriawan sempat menjadi buah bibir karena aksinya menampar anak buah di Lapang Gasibu Bandung. Ketika itu, dia ingin memastikan semua kesiapan personelnya, jelang pelaksanaan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60.

Kejadian bermula ketika Iriawan mengecek satu demi satu kesiapan anggota termasuk sejumlah kendaraan patroli yang akan disiagakan untuk pengamanan nantinya.

Namun Iriawan agak sedikit berang ketika melihat ada dua anggota Satuan Sabhara yang dinilai lalai karena tidak membersihkan mobil.

Iriawan mengaku kesal melihat mobil patroli Satuan Sabhara yang kotor. Anggota yang sedang berdiri di dekat mobil Patroli itu langsung ditampar Iriawan.

Ketegasan dan keberanian Iriawan dikenal rekan-rekan satu angkatannya di Akabri. Dia mudah dikenali rekan-rekannya karena memiliki ciri khas, berambut pirang. Hal itulah yang akhirnya membuat dia dijuluki Iwan Bule. Kebetulan Iwan juga memiliki darah Belanda dari ibunya.
Aher soal Iriawan: Kami Menyebutnya Pak Iwan BuleKomjen Pol Iriawan dilantik sebagai penjabat gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan yang habis masa jabatan. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Iriawan kini dilantik menggantikan Aher yang masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat habis pada 13 Juni 2018.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Gedung Merdeka, Bandung.

Pelantikan M Iriawan tersebut didasarkan pada Pelantikan Pejabat Gubernur Jawa Barat sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor: 106/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian Dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Masa Jabatan Tahun 2013-2018 dan Pengangkatan Pejabat Gubernur Jawa Barat. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2018.

Dalam sambutannya, Aher memaparkan sejumlah prestasi yang telah diraih Provinsi Jawa Barat di bidang infrastruktur, pendidikan hingga kesehatan di bawah komando dirinya.

"Dalam waktu 10 tahun saya memimpin Jawa Barat, ada banyak prestasi yang ditorehkan dan tentunya ada kekurangannya," kata Aher.

Pada bidang pendidikan, kata Aher, pihaknya telah membangun ruang kelas baru (RKB) yakni sekitar 5.000 hingga 6.000 unit RKB per tahun dan adanya perguruan tinggi swasta yang statusnya berubah menjadi negeri seperti Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Selain itu, ia juga menuturkan capaian pembangunan di bidang infrastruktur, yakni diresmikan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat, di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.

(gil)