Ganjar tak mengetahui terkait kejadian tersebut. Dia juga belum bertemu Sudirman setelah pilkada berlangsung. Ganjar berharap Sudirman bisa membuktikan kepada polisi apabila teror itu benar terjadi.
"Suruh ngomong saja yang menodong juga siapa itu. Suruh buktiin saja kalau yang menodong preman laporin polisi," kata Ganjar di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Kamis (28/6) usai konferensi pers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan teror tersebut terjadi ketika tim pemenangan Sudirman-Ida membawa uang konsumsi saksi pilgub Jateng dari Jakarta menuju Semarang. Sudirman mengatakan mobil yang ditumpangi timnya dicegat lima kendaraan saat melintas di jalan tol.
"Dicegat kemudian ditodong pistol oleh orang-orang itu," kata Sudirman, kemarin.
"Kita juga punya catatan kok money politic-nya ada di mana. Kemaren kita juga lihat press release-nya Polda itu ada yang menyebarkan SMS broadcast itu menggunakan mobil dan plat merah ditangkap, kalau kecurangan kita juga punya sama nih," katanya.