NasDem Sebut Kedekatan JK-Anies Bukan Ancaman Jokowi

SAH, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 00:51 WIB
NasDem Sebut Kedekatan JK-Anies Bukan Ancaman Jokowi Kedekatan Anies Baswedan dan Jusuf Kalla menurut NasDem, tak terkait dengan pemilihan presiden 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G Plate menilai kedekatan antara Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menjadi ancaman untuk Presiden Jokow Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Menurut Johnny, Anies bukan ancaman karena sampai saat ini belum ada partai politik yang mengusung mantan Mendikbud itu sebagai calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2019.

"Pak Anies maju sebagai capres harus ada parpolnya dulu. Nah, kalau di koalisi pak Jokowi enggak mungkin. Koalisi pak Jokowi sudah ada capresnya, pak Jokowi. Harus di koalisi sebelah. Koalisi sebelah bentuk dulu," ujar dia di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/7).


Selain itu, secara elektabilitas menurut Johnny, Anies jauh di bawah Jokowi. Terlebih, kata dia, lembaga survei hanya menyandingkan Prabowo dengan Jokowi.

"Kalau secara lembaga survei hanya mensurvei dua tokoh nasional yang bersaingnya cukup berat, pak Jokowi dan pak Prabowo walaupun selisihnya masih sangat jauh. Yang satu elektabilitasnya masih 20 persen yang satu 60 persen. Masih sangat jauh perbedaannya," ujar dia.

Lebih lanjut, Johnny menilai kedekatan antara JK dengan Anies bukan hal yang perlu dipersoalkan. Justru menurutnya kedekatan JK-Anies sangat bagus karena menunjukkan hubungan yang baik antara pejabat negara.

Menurut dia saat ini JK sebagai wapres tengah menjalin hubungan baik dengan Anies guna menyukseskan gelaran-gelaran besar di Jakarta seperti Asian Games yang akan berlangsung Agustus nanti. Relasi yang baik antara keduanya sangat dibutuhkan dalam hal ini.

"Ya, bagus dong. Pak JK bawa Pak Anies sebagai gubernur DKI ke mana-mana. Karena keberhasilan Pak Jokowi juga ditentukan oleh keberhasilan gubernur-gubernur," ujar dia.

Sementara itu, politikus PDIP Alex Indra Lukman mengatakan PDIP tidak khawatir soal kedekatan JK dan Anies.

Menurutnya, kedekatan JK dengan Anies tak terkait Pilpres 2019, dan harus dimaknai sebagai kerukunan antar pemimpin dalam mencari solusi bagi permasalahan bangsa.

"Saya sangat mengapresiasi tinggi kerukunan yang diperlihatkan para pemimpin kita. Jadi jangan kemudian kita persepsikan dengan berbagai wacana," ujar Alex dalam pesan singkat, Rabu (4/7).

Anies sudah dua kali berada satu mobil dengan JK. Pertama, Anies menumpang di mobil JK untuk menuju Balai Kota DKI usai salat Jumat. Kedua, Anies semobil dengan JK saat menghadiri halalbihalal Muhammadiyah siang tadi. (wis/wis)