"Seperti disampaikan Pak Muhaimin, janur melengkungnya belum. Jadi masih ada kesempatan. Kalau ingin bersaing masih ada kesempatan. Ya dalam satu-dua minggu ini lah kita putuskan. Jadi silakan bersaing satu dua-minggu ini," ucapnya, dalam acara resepsi Hari Lahir ke-20 Partai Kebangkitan Bangsa, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Minggu (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kebersamaan dengan sejumlah kandidat cawapres, termasuk dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat mendayung bersama kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7), Jokowi menyebut itu adalah bentuk kerjasama.
"Tapi yang ingin saya garisbawahi, kerja sama itu memerlukan keseriusan. Oleh sebab itu, dengan statmen Pak Ketum PKB, Pak Muhaimin di Palembang, jelas, kita telah bekerja sama. Dalam dunia usaha, yang namanya kerja sama ya Join. Iya ndak?" sambung Jokowi.
Dalam acara itu hadir sejumlah pimpinan parpol, termasuk Cak Imin, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
"Para ketum parpol, Pak Surya Paloh, Ketum PKPI, Ketum Golkar Airlangga, senior sekaligus sahabat juga pesaing cawapres," selorohnya, disambut tawa para peserta acara.
Cak Imin kemudian menggarisbawahi soal pertanyaan banyak pihak tentang kelanjutan Posko Join alias Jokowi-Cak Imin dalam acara ini. Baginya, hal itu adalah bentuk kerja membantu pemenangan Jokowi yang mendahului pihak lain.
Soal peluang di pekan-pekan terakhir penentuan cawapres, Cak Imin menyambut baik dan tetap menyimpan harapan.
"Tentu ini menyenangkan buat seluruh kader-kader, warga NU, pesantren-pesantren kita dan tentu tinggal kita berdoa, usaha keras kita lakukan supaya membuktikan bahwa kerja untuk Pak Jokowi sudah kita lakukan. Saatnya kita berdoa, mohon doa restu kepada masyarakat supaya semua sesuai dengan harapan," tuturnya.
(arh)