Dalam dokumen yang diterima CNNIndonesia.com, nilai lelang yang gagal selama 2017 mencapai Rp52.290.836.876.
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan sejumlah anggota dewan mencecar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait kegagalan lelang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dokumen tersebut tercatat ada 41 lelang yang gagal dilaksanakan. Dinas Kesehatan DKI jadi SKPD dengan nilai gagal lelang terbesar, yakni Rp13,7 miliar.
Lalu Dinas Perhubungan jadi SKPD paling sering gagal lelang. Ada sembilan lelang senilai total Rp8 miliar yang gagal dirampungkan Dishub DKI.
Mayoritas lelang yang gagal dilakukan Dishub DKI berkaitan dengan pengadaan transportasi laut.
"Gagal lelang karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan teknis yang tertuang dalam dokumen pengadaan," tulis kolom keterangan dalam dokumen tersebut.
"Kalau hati teman-teman bersih, niat bersih, pasti beres. Ini saya tidak marah-marah loh, ini gaya saya bicara. Masa gue mau pakai gaya Ahok lagi biar lo pada kerja benar nih," sindir Prasetio kepada puluhan SKPD yang hadir di rapat itu.
Pemprov DKI menyisakan Rp13,1 triliun dari APBD 2017. Laporan keuangan tersebut masih dibicarakan bersama DPRD DKI.
Prasetio dua kali menolak untuk menandatangani laporan keuangan APBD 2017 karena merasa ada kejanggalan dalam laporan yang mencatat sisa anggaran (silpa) Rp13,1 triliun itu.
"Ini tidak saya tandatangani. Tolong itu dibereskan karena penyerapannya seperti ini. Kok silpa dibesar-besarkan, permintaan digede-gedein?" kata Prasetio dalam rapat di Gedung DPRD DKI.