PAN Riau Dukung Jokowi, Pengurus Pusat Anggap Lumrah

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 12:51 WIB
PAN Riau Dukung Jokowi, Pengurus Pusat Anggap Lumrah Sekjen PAN Eddy Soeparno menganggap lumrah jika ada pengurus wilayah yang mengutarakan sikap dukungan menjelang Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Kepulauan Riau mengirimkan surat kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan perihal arah dukungan pengurus dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Surat tertanggal 3 Agustus 2018 itu berisi dukungan kepada Presiden Joko Widodo.

Surat yang beredar di kalangan wartawan itu merupakan respons atas surat DPP PAN Nomor PAN/Und/A/KU-SJ/099/VII/2018 tertanggal 31 Juli 2018.

"Mengamati kinerja pemerintah yang telah berjalan saat ini khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang telah banyak membawa perubahan ke arah yang lebih baik, serta menyikapi dinamika yang berkembang di Provinsi Kepulauan Riau menjelang Pileg dan Pilpres 2019, maka DPW PAN Kepulauan Riau beserta seluruh jajaran yang berada di bawahnya telah sepakat memutuskan untuk mendukung Bapak Ir. H. Joko Widodo kembali memimpin pemerintahan Republik Indonesia untuk periode 2019-2024," demikian isi surat tersebut.


Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua DPW PAN Kepulauan Riau, Abdul Hamid Rizal dan Sekretaris DPW PAN Kepulauan Riau Sukriadi, lengkap dengan stempel basah pengurus tersebut.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno tak membantah soal munculnya surat tersebut. Namun, Eddy mengaku belum membaca surat yang dikirimkan oleh DPW PAN Kepulauan Riau itu.

"Saya belum baca," kata Eddy saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (8/8).

Edy menganggap lumrah pengurus wilayah PAN menyampaikan pandangan tersebut. Pengurus pusat PAN menghormati perbedaan pandangan di internal partai.

"Andaikata surat tersebut benar adanya, saya tidak melihat ada yang salah dalam menyampaikan pandangan tersebut. Kami hormati perbedaan pandangan di PAN," kata Edy.

Sikap resmi PAN soal dukungan pada Pilpres 2019 akan diputuskan usai menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Kamis (9/8), atau sehari sebelum tenggat pendaftaran capres-cawapres di Pemilu 2019.

Rakernas itu mengalami penundaan beberapa hari, dari yang semula dijadwalkan pada Minggu (5/8). Alasannya, ada sejumlah DPW PAN yang belum menyelesaikan rapat pleno dan memberikan rekomendasinya.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan masih terus membuka komunikasi dengan koalisi yang dipimpin Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Selain itu, Zulkifli sudah dua kali bertemu dengan Presiden Joko Widodo, akhir Juli 2018 di Istana Bogor dan kemarin di Istana Negara.

(gil)