Anies Pastikan Velodrome Siap Digunakan untuk Asian Games

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Kamis, 16/08/2018 04:08 WIB
Anies Pastikan Velodrome Siap Digunakan untuk Asian Games Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Jakarta International Velodrome yang berada di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (15/8).

Velodrome tersebut menjadi salah satu venue untuk Asian Games 2018 yang digunakan untuk cabang olahraga balap sepeda.

Usai peresmian, Anies menyebut velodrome siap untuk digunakan dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang.


"Dari sisi kesiapan sudah siap, ini peresmian aja," kata Anies.

Anies menyampaikan lapangan velodrome tersebut merupakan yang terbaik di Asia. Ia pun berharap ke depannya, velodrome tersebut tidak hanya menjadi venue Asian Games saja, tetapi ke depannya juga bisa digunakan oleh para atlet untuk berlatih.

"Fasilitas kelas dunia ini menjadi makin bermakna jika di tempat ini juga menjadi tempat untuk pembibitan potensi atlet kelas dunia," tuturnya.

Anies berharap fasilitas yang ada di velodrome tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik. Apalagi, seluruh fasilitas yang ada merupakan fasilitas standar dunia.

Nantinya, kata Anies, di area velodrome tersebut juga akan dibangun sebuah taman yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jakarta.

"Termasuk di depan sana (depan Velodrome) pada saat perancangan saya minta dibuat air mancur karena kita menyaksikan anak-anak kita senang sekali main di kolam dengan air," ujar Anies.
Di sisi lain, Direktur Proyek Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan Jakarta Internasional Velodrome tersebut memiliki nilai investasi mencapai Rp655 miliar.

Iwan menjelaskan untuk panjang track yang ada di velodrome tersebut sepanjang 250 meter dengan lebar tujuh meter yang terbuat dari kayu siberian.

"Kita impor langsung dari siberian dengan spesialis kontraktor dan konsultan yang mengerjakan selama tiga minggu, mereka mengerjakan dengan personel 18 orang," kata Iwan.

Iwan menyampaikan total pengerjaan velodrome tersebut memakan waktu hingga 23 bulan dari target pengerjaan 24 bulan.

Velodrome, lanjutnya, juga telah mendapatkan sertifikat Union Cycliste Internationale (UCI) dengan kategori 1. Lewat sertifikasi tersebut, maka velodrome dapat digunakan untuk even kejuaraan dunia.

Untuk daya tampung atau kapasitasnya, menurut Iwan mampu menampung sekitar 3.000 hingga 5.000 penonton.
(ugo/ugo)