Demikian laporan hasil survei Charta Politika yang dirilis, Selasa (28/8). Data survei itu tercantum dalam hasil survei tentang Kinerja DPR tahun 2018.
Proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 23-26 Agustus 2018, dengan metode wawancara melalui telepon di delapan kota, yakni Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Partai politik hanya mendapat kepercayaan sebesar 32,5 persen dari masyarakat. Paling rendah di antaranya," kata kata Direktur Riset Charta Politika Muslim Tanja di Jakarta, Selasa (28/8).
Ada sejumlah lembaga yang ditanyakan kepada responden, yakni Presiden, DPR, DPD, Polri, KPK, Mahkamah Agung, partai politik, dan TNI.
Hasilnya, 73,5 persen responden memilih TNI, 73,4 persen memilih KPK, 68,5 persen Presiden, DPR 49,3 persen, dan paling buncit partai politik. Sebanyak 45,8 persen responden menyatakan partai politik sebagai lembaga yang paling tidak dipercaya.
"Saya kira memang riset sebelumnya parpol rankingnya rendah dan selalu terendah. Beberapa melakukan tindakan korupsi kemudian yang paling disorot adalah anggota dewan dari parpol," terang dia.
Terkait TNI, Muslimin mengatakan kepercayaan publik terhadap institusi militer itu karena publik berpandangan saat ini TNI tidak berpolitik.
"(TNI) Memang terlihat sekali perannya. Masyarakat juga sudah mulai tak memikirkan masalah-masaah TNI di masa lampau," ujar dia.