Polisi Cari Petugas Penyerobot Pintu GTO yang Viral di Medsos

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 14:12 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menyatakan sedang mencari tahu identitas oknum petugas penyerobot pintu tol yang videonya viral di media sosial. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang petugas kepolisian menyerobot sebuah mobil untuk masuk ke gerbang pintu tol. Kepolisian masih mencari tahu petugas yang melanggar hak pengendara mobil tersebut.

Video tersebut diunggah di akun instagram @jakarta_terkini dan akun Facebook bernama Zenrin Zen. Dalam video terlihat seorang polisi mengenakan pakaian dinas lengkap dengan motor gede kendaraan dinasnya.

Agus selaku pemilik akun Zenrin Zen adalah korban yang merekam peristiwa tersebut. Dari unggahannya itu dituliskan peristiwa terjadi pada 2 September di Gerbang Tol Senayan. 


Agus mengaku hendak menuju rumahnya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat sekitar pukul 05.54 WIB. Seorang polisi yang diduga menyerobot pintu tol itu terlihat berhenti tepat di depan mobilnya.
[Gambas:Instagram]
Saat Agus melakukan tap kartu ke mesin gerbang tol otomatis (GTO), justru polisi tersebut menyerobot masuk saat plang pintu tol itu terbuka.

Agus pun tak dapat memasuki tol karena plang pintu tol kembali tertutup. Dia harus menempelkan kartunya lagi ke mesin GTO untuk masuk tol.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf mengaku pihaknya belum mengetahui siapa petugas polisi yang melakukan hal tersebut. Menurut dia pihaknya masih menyelidiki identitas orang tersebut.

"Sedang kita cari anggotanya," ujarnya melalui pesan singkat saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (4/9).

Yusuf pun menampik dugaan anggota penyerobot pintu tol itu bagian dari patroli pengawalan kendaraan untuk atlet Asian Games. Sebab menurut dia, pada tanggal 2 September seperti terpampang dalam keterangan video tersebut, petugas sudah tidak lagi melakukan pengawalan.

"Kalau lihat video tadi sepertinya tanggal 2 (September) sedangkan tanggal 2 itu sudah selesai pengawalan," tuturnya. (wis)