Ia justru memuji Refly sebagai orang yang selama ini tetap kritis meski berada di pemerintahan.
"Tapi sangat disayangkan karena sering mengkritik," ucap Fadli di gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli sepakat dengan anggapan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo cenderung antikritik. Buktinya, semakin banyaknya pelarangan terhadap ceramah agama dan deklarasi #2019GantiPresiden di beberapa tempat.
Refly Harun, Pakar Hukum Tata Negara, di Cikini, Jakarta, 2015. (Safir Makki) |
"Karena orang yang diletakkan di sana bukan orang profesional, tapi orang yang bekerja untuk kepentingan politik jangka pendek semua," ucap Fadli.
Diberitakan sebelumnya, Refly Harun resmi dicopot dari jabatan komisaris independen PT Jasa Marga melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Jasa Marga di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/9). Posisi itu diisi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2014-2017, Sapto Amal Damandari.
Menteri BUMN Rini Soemarno pun mengklaim pergantian komisaris merupakan hal lumrah yang terjadi di kementeriannya.
"Enggak ada itu. Kalau sering mengkritik dari dulu juga terus-terusan, kenapa baru sekarang [dicopot]," ujarnya di Kompleks Istana Bogor, Jumat (7/9).
Refly Harun, Pakar Hukum Tata Negara, di Cikini, Jakarta, 2015. (