Polisi: Tak Ada Tanda Pencurian di Kematian Wanita di Lembang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 12/09/2018 16:45 WIB
Polisi: Tak Ada Tanda Pencurian di Kematian Wanita di Lembang Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/ilbusca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Cimahi, Jawa Barat tidak menemukan tanda-tanda pencurian di rumah Ela Nurhayati (42), warga Kampung Pangragajian, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang ditemukan tewas bersimbah darah pada Selasa (11/9) siang.

"Kalau barang berharga, perhiasan, ATM, handphone semuanya utuh. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau ada barang lain yang hilang meski sampai saat ini belum ada laporan," kata Kasatreskrim Polres Cimahi Ajun Komisaris Niko N Adiputra, saat dihubungi, Rabu (12/9).

Ia pun meyakini kasus ini murni pembunuhan karena jumlah luka yang ada di tubuh korban.


"Jelas pembunuhan, tapi terkait apa dan bagaimana caranya sampai saaat ini masih kami selidiki," kata Niko.

"Totalnya 28 tusukan. Tangan kiri, pundak kiri, mata pelipis kiri. Juga dada kanan ada luka tusuk," imbuh dia.

Niko menjelaskan, korban yang bercerai pada 2004 terakhir kali berada di rumah bersama anak semata wayangnya.

Penyelidik, sambung Niko, bertindak hati-hati untuk menggali informasi dari anak korban. Selain karena masih berusia 15 tahun, lanjutnya, saksi merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Ya, ada di lokasi. Tetapi pengakuannya dia selalu tinggal di rumah orangtuanya [ayah]," ungkapnya.

Sejauh ini, penyelidik sudah memeriksa keterangan dari enam saksi.

"Dua lagi akan ikut diperiksa jadi 8 orang. Suaminya, Andi, juga ikut diperiksa," ucapnya.

Ela ditemukan tetangga tewas di dalam rumah, Selasa (11/9), sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi masih menemukan ada puluhan luka tusuk di tubuh Ela.

(hyg/arh)