Disindir Megawati, Sandiaga Akan Kirim Draf Visi-Misi

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 22:07 WIB
Disindir Megawati, Sandiaga Akan Kirim Draf Visi-Misi Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno memberikan motivasi bagi generasi milenial untuk Visi kepemimpinan milenial untuk menyiapkan masa depan bangsa di acara Milenia Fest. Jakarta, Minggu 28 Oktober 2018. CNN Indonesia/Andry Novelino. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno akan memberikan dokumen visi-misi dan program kerja Prabowo-Sandi ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia bahkan sudah meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untuk segera mengirimkannya.

Hal ini disampaikan Sandi setelah mendengar bahwa putri proklamator itu mengaku tak pernah mendengar program kerja Prabowo-Sandi selama kurang lebih dua bulan kampanye.

"Saya sudah meminta BPN, tolong dikirimkan. Mungkin salah kami juga tidak terlalu banyak di-cover di media untuk bicara mengenai visi-misi dan program kerja. Jadi kebetulan kita punya platform visi-misi dan program kerja. Saya sudah meminta untuk dikirimkan ke Ibu Mega," kata Sandi di gedung World Trade Center, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (15/11).


Sandi bahkan meminta BPN juga mengirim draf visi-misi ke semua pimpinan partai politik yang tergabung dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Hal ini agar semua lawan politiknya itu memahami dan berkesempatan melihat data yang dia klaim akurat.

"Dan (kirim juga) kepada seluruh pimpinan partai dari koalisi pendukung Pak Presiden, Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, supaya ada kesempatan juga mereka mendapat data-data dan informasi yang akurat tentang program kerja dan visi-misi kami," kata Sandi.

Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku belum pernah mendengar program yang ditawarkan oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Megawati menyampaikan itu saat berpidato dalam acara pembukaan pembekalan caleg DPR PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kubu Prabowo-Sandiaga lebih banyak melempar kritik ketimbang program.

"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan 'program saya adalah ini'. Saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa, saya tidak tahu," ujar Megawati. (tst/osc)