Pelaku Pembunuhan Jasad dalam Lemari Disoraki Warga Mampang

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 14:41 WIB
Pelaku Pembunuhan Jasad dalam Lemari Disoraki Warga Mampang Ilustrasi rekonstruksi pembunuhan di Mampang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Resor Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pemandu lagu (PL) Ciktuti lin Puspita (CIP) di Mampang, Jakarta Selatan. Dua tersangka yang dihadirkan disoraki warga yang menyaksikan rekonstruksi pembunuhan jasad dalam lemari yang dimulai pukul 14.00 WIB itu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar rekonstruksi ini dilakukan setelah penyidik menggali keterangan dari para pelaku dan juga saksi-saksi serta mengkaji bukti-bukti yang ditemukan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).

Indra menjelaskan urutan-urutan dari kronologis pembunuhan oleh kedua tersangka ini sudah cukup jelas sehingga ada beberapa adegan yang perlu dilakukan dalam rekonstruksi ini.


"Urutan-urutan sampai terjadinya tidak pidana, sampai korban meninggal dunia," kata Indra di lokasi kejadian, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).

Ia mengatakan, ada sekitar 13 adegan yang akan dilakukan para tersangka dalam rekonstruksi hari ini.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi kejadian, warga setempat memadati depan indekos yang menjadi lokasi kejadian. Mereka ingin tahu bagaimana proses rekonstruksi berlangsung.

Di sisi lain, kepolisian sudah bersiap sejak beberapa waktu sebelumnya. Sementara dua tersangka pelaku pembunuh CIP, yakni
yakni R dan YAP tiba sekitar pukul 13.45 WIB.

Di lokasi, polisi mengawal ketat kedua tersangka menuju ke dalam kos-kosan tersebut. Kedua tersangka berjalan menunduk dengan muka tertutup, R menggunakan sebo sedangkan YAP menggunakan jaket/sweater berwarna kuning.

Warga yang sudah menunggu sejak siang hari menyoraki mereka ketika melintas masuk ke dalam rumah kos-kosan tersebut.

"Huu....," serentak warga meneriaki para tersangka.

Sebelumnya Ciktuti lin Puspita (22) ditemukan tewas di rumah indekos kawasan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Jenazahnya ditemukan di dalam lemari oleh penjaga kos pada Selasa (20/11) sekitar pukul 13.20 WIB.

Selasa petang, polisi berhasil menangkap dua tersangka pembunuhan Ciktuti, yakni R dan YAP di Jambi saat hendak kabur. R (17) merupakan kekasih dari YAP (24). (fhr/osc)