Kasus Pembunuhan Dufi, Polisi Buru Penadah Mobil di Lampung

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 12:13 WIB
Kasus Pembunuhan Dufi, Polisi Buru Penadah Mobil di Lampung Seorang pelaku pembunuhan Dufi, Nurhadi. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi memburu seorang pria bernama Zaenal yang diduga jadi penadah mobil Toyota Innova warna putih yang diduga milik Abdullah Fithri Setiawan (43) alias Dufi, korban pembunuhan yang jasadnya dimasukkan dalam drum di Klapa Nunggal, Bogor.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Zaenal terdeteksi melarikan diri ke Lampung setelah mengetahui dua orang tersangka pembunuhan Dufi lainnya, M Nurhadi serta istrinya yang bernama Sari, ditangkap oleh polisi. Zaenal juga diduga melarikan diri ke Lampung untuk menghilangkan barang bukti.

"Di Lampung. Jadi saudara ini telah dapat informasi saudara S dan M pelaku pembunuhan Dufi tertangkap, mereka langsung melarikan diri dan mencoba menghilangkan barang bukti," kata Dedi di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan pada Senin (26/11).
Polres Lampung Utara mengamankan mobil Toyota Innova warna putih yang diduga milik Dufi, korban pembunuhan yang jasadnya dimasukkan dalam drum di Klapa Nunggal, Bogor.


Mobil itu diduga dipakai oleh para tersangka untuk membuang jasad Dufi.

Dedi berkata mobil tersebut ditemukan di depan Gudang Manisan di Desa Candi Mas Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara pada Jumat 23 November 2018.

Kata Dedi, mobil itu ditemukan oleh pemilik gudang. Awalnya pemilik gudang curiga karena melihat mobil itu terparkir sejak pagi dan menghalangi akses pintu masuk gudang. Pemilik gudang langsung melaporkan hal itu ke kepolisian setempat.

"Setelah mendapatkan laporan, dengan segera Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Pawas, Piket SPKT beserta Unit Identifikasi Satreskrim mendatangi lokasi dimaksud selanjutnya dilakukan tindakan kepolisian," kata Dedi.

Pembunuhan terhadap Dufi dilakukan oleh Nurhadi dan Sari di sebuah rumah kontrakan milik Laksmi yang berada di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Sabtu (17/11).

Kemudian, Nurhadi memasukan mayat Dufi ke dalam drum plastik warna biru di kawasan Klapanunggal, Bogor. Jenazah Dufi ditemukan pada Minggu (18/11) pagi oleh seorang pemulung berinisial SA.
(ugo/ugo)


BACA JUGA