BPBD DKI Sebut Ada 10 Titik Potensi Gerakan Tanah di Jakarta

CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 13:02 WIB
BPBD DKI Sebut Ada 10 Titik Potensi Gerakan Tanah di Jakarta Peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan Pesona Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (26/11). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan ada 10 titik wilayah di Jakarta yang berpotensi mengalami gerakan tanah. Sepuluh titik tersebut berada di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Untuk wilayah Jakarta Timur ada di Kramatjati potensi menengah dan Paser Rebo dengan potensi menengah-tinggi. Sementara itu, di Jakarta Selatan ada di Cilandak dengan potensi menengah, Kebayoran Baru potensi menengah, Kebayoran Lama potensi menengah, Mampang Prapatan potensi menengah.

Kemudian ada di Pancoran potensi menengah, Pasar Minggu potensi menengah, Pesanggarahan dengan potensi menengah, serta Jagakarsa dengan potensi menengah-tinggi.



Dikutip dari akun twitter @BPBDJakarta, wilayah dengan potensi menengah tersebut, gerakan tanah akan terjadi bila curah hujan tinggi, terutama pada daerah yang berbatasan langsung dengan lembah sungai, gawir (dinding terjal) tebing jalan atau lereng.

Sedangkan, wilayah dengan potensi menengah-tinggi, gerakan tanah akan aktif kembali bila diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Gerakan tanah terjadi karena ada gangguan keseimbangan lereng, baik secara alamiah maupun akibat ulah manusia.

Kepala BPBD DKI Jakarta Jupan Royter mengatakan untuk penanggulangan potensi tanah bergerak tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, serta Wali Kota.

"Bukan BPBD provinsi (saja) dong, semua SKPD Pemprov, mereka kalau ada apa-apa ya waspadai pergeseran tanah," kata Jupan saat dihubungi, Selasa (4/12).

Namun, Jupan tak menjelaskan secara rinci langkah antisipasi seperti apa yang telah disiapkan dan akan dilakukan untuk mengantisipasi pergeseran tanah tersebut.

Gerakan tanah yang paling menarik perhatian terjadi di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (26/11) lalu. Tidak ada korban jiwa dari tanah longsor yang merusak satu rumah tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun melakukan peninjauan ke lokasi bencana, dan didapati lahan tersebut sebetulnya masuk ke dalam kawasan hijau yang tak boleh ada bentuk bangunan di atasnya.

BPBD DKI Sebut Ada 10 Titik Potensi Gerakan Tanah di JakartaPetugas mengoperasikan alat berat untuk melakukan evakuasi pascatanah longsor di Jalan Pesona Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (26/11). (CNN Indonesia/Andry Novelino)

(dis/kid)