Hasto: Jokowi Tak Perlu Bisikan Konsultan Asing untuk Debat

CNN Indonesia | Senin, 21/01/2019 20:28 WIB
Hasto: Jokowi Tak Perlu Bisikan Konsultan Asing untuk Debat Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 tidak memerlukan konsultan asing sebagai persiapan menghadapi debat capres kedua pada 17 Februari 2019 mendatang.

"Buat Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf tidak perlu konsultan asing untuk membisikkan sesuatu, karena apapun tema debat itu sudah menjadi bagian dari kisi-kisi tersebut," ujar Hasto di toko atribut resmi PDIP Jalan Hos Cokroaminoto 113, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Hasto menerangkan, Jokowi maupun Ma'ruf tetap berlandaskan pada tema yang diusung dalam debat. Karena itu pihaknya juga tak mempermasalahkan keputusan KPU yang tidak akan memberi bocoran atau kisi-kisi terkait tema debat kedua yang mengangkat isu seputar energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur.


"Justru dalam rangka persiapan itu, kami menegaskan tema debat itu sudah menjadi bagian dari kisi-kisi itu sendiri. Sehingga kalau temanya terorisme, jangan bicara pangan," tuturnya.

Sebelumnya, KPU memutuskan untuk tidak lagi membocorkan kisi-kisi atau bocoran pertanyaan dalam debat kedua mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah KPU melakukan evaluasi berdasarkan masukan dan kritik dari berbagai pihak usai penyelenggaraan debat perdana.

"KPU RI berupaya mengartikulasikan harapan publik sehingga untuk debat berikutnya abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat," kata Komisioner KPU Wawan Setiawan, Sabtu (19/1).

Lebih lanjut, Wawan mengatakan walaupun kisi-kisi debat tak diberikan lagi, kedua paslon capres-cawapres tetap dihadapkan dengan pertanyaan panelis serta tanggapan dari paslon lain.

Perlu diketahui, debat kedua akan dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat pada 17 Februari mendatang. Debat ini disiarkan langsung oleh stasiun televisi RCTI, INews TV, GTV, dan MNC TV.

Debat kedua akan mempertarungkan calon presiden nomor 01 dan 02. Sedangkan tema debat akan membahas isu energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur.

(dni/osc)