Jokowi soal Jalan 191.000 Km: Tak Percaya, Ukur Sendiri

fra, CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 15:09 WIB
Jokowi soal Jalan 191.000 Km: Tak Percaya, Ukur Sendiri Presiden Jokowi mempersilakan publik mengukur sendiri 191 ribu kilometer jalan desa yang dibangun semasa pemerintahannya. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan pembangunan jalan desa telah mencapai 191 ribu kilometer (km) terhitung hingga akhir tahun 2018. Pembangunan jalan tersebut dilakukan di 74.900 desa yang ada di seluruh Indonesia dengan menggunakan dana desa.

Jokowi mempersilakan pihak yang menyangsikan pembangunan jalan desa dengan total mencapai 191 ribu kilometer, untuk menghitungnya sendiri.

"Kalau ada yang menyangsikan 191 ribu kilometer itu tidak mungkin, silakan hitung sendiri. Wong, satu desa ngerjain 600 meter, pendek banget," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019, di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (20/2).


Jokowi menyatakan selain untuk pembangunan jalan, dana desa yang telah digelontorkan sejak 2015 lalu itu, telah digunakan untuk membangun Posyandu, PAUD, Irigasi, Pasar Desa, hingga jembatan penghubung.

Menurutnya, dari dana desa itu telah dibangun di antaranya 58 ribu irigasi, 18,4 ribu pasar desa, 24 ribu Posyandu, 1,1 juta meter jembatan desa.

"Kami juga ngerti desa itu tidak membangun jalan saja, ada yang buat posyandu, ada yang buat PAUD, ada yang buat pasar desa. Kan macem-macem. Artinya ini memang jadi barang," ujar Jokowi.

Calon presiden petahana itu mengatakan bahwa pemerintah sejak 2015 sampai tahun ini terus meningkatkan anggaran dana desa. Pada 2015 pemerintah mengucurkan Rp20,7 triliun, 2016 sebesar Rp47 triliun, 2017 dan 2018 sejumlah Rp60 triliun, serta 2019 sebesar Rp70 triliun.

"Artinya apa? Sampai akhir 2018 kemarin, Rp178 triliun kami gelontorkan ke desa. Sampai akhir 2019 berarti Rp257 triliun masuk ke desa-desa. Ini triliun, ya, bukan miliar. Triliun, gede banget," kata Jokowi.

Mantan wali kota Solo itu menyebut tidak ada dalam sejarah Indonesia, pemerintah menggelontorkan anggaran yang sangat besar ke desa-desa. Jokowi memastikan anggaran dana desa akan naik setiap tahunnya. Namun, ia belum bisa memastikan anggaran tahun depan akan naik berapa.

"Setuju gak naik? Tapi pasti saya lihat hasilnya apa. Ini juga saya tanyakan jangan menerima anggarannya saja, tapi jadi apa," ujar Jokowi.

Jokowi sebelumnya juga telah menyampaikan soal pembangunan jalan di desa sepanjang 191 ribu km. Hal itu dikatakan Jokowi saat debat capres kedua, Minggu (17/2), di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Pernyataan Jokowi itu dipertanyakan oleh kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyindir bahwa 191 ribu Km jalan desa yang diklaim Jokowi sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi. 

"Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? Ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi," kicau Dahnil di akun twitternya @Dahnilanzar.



(fra/wis)