Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Barekrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul mengatakan situs yang dijadikan alat penipuan jual beli daring itu adalah bastmed.com yang menjual berbagai macam alat kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban melapor ke kepolisian direktorat siber Meksiko bahwa yang bersangkutan telah mengalami penipuan yang ada di website-website yang memperjual belikan alat kesehatan," jelas dia.
Buku tabungan dan kartu ATM yang disita dalam kasus penipuan terhadap WN Meksiko. (CNN Indonesia/Shaskya Thalia) |
Peran Aldaf, katanya, adalah mengoperasionalkan situs dan berkomunikasi dengan korban lewat surel atau email [email protected]. Sementara, rekannya Jamaluddin berperan dalam menyediakan rekening penampung.
"Pelaku berdomisili diIndonesia setelah kita melakukan penyelidikan kita mendapatkan pelaku di domisili Bandung dan batam peran pelaku yang domisili Bandung (Aldaf) mengoperasionalkan website kemudian rekannya (Jamaluddin) pemegang rekening penampung yang menggunakan rekening BNI," ujar Ricky.
"Setelah dilakukan hasil analisis transaksi keuangan dari rekening bank yang dimiliki, tersangka banyak korban lain dari berbagai negara. Apabila ditotal kerugian korban lainnya senilai miliaran rupiah," tutur Ricky.
Bukti yang disita polisi terdiri dari dua unit handphone, satu unit laptop, KTP, SIM A, SIM C, NPWP, berbagai macam kartu debit atas nama Aldaf Risia, buku tabungan, serta fotokopi KTP atas nama Mashuri.
Karponemas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (CNN Indonesia/Shaskya Thalia) |
[Gambas:Video CNN] (sas/arh)
Buku tabungan dan kartu ATM yang disita dalam kasus penipuan terhadap WN Meksiko. (
Karponemas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (