Polisi soal Abu Hamzah: Terorisme Mulai Merekrut Perempuan

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 15:59 WIB
Polisi soal Abu Hamzah: Terorisme Mulai Merekrut Perempuan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menunjukkan lokasi dari kasus meledaknya bom di Sibolga, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/3/2019). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengatakan kelompok teroris yang terlibat dengan terduga teroris Abu Hamzah (AH) memiliki pola rekrutmen baru yakni merekrut perempuan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyebut, pascapenangkapan AH di Sibolga, Sumatra Utara, Selasa (12/3), polisi telah mengamankan tiga perempuan yang terkait AH.

"Pola rekrutannya dia sudah mulai merekrut perempuan," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/3).



"Di AH, sudah ada tiga wanita, yang satu istrinya yang meledakkan diri, yang dua; R yang direkrut sebagai istri, dan yang tadi Y ditangkap di Klaten," jelasnya.

Dedi kemudian menjelaskan R yang sebelumnya ditangkap di Tanjungbalai, Sumatera Utara pada Kamis (14/3) lalu, merupakan mantan istri seorang teroris kelompok Tanjungbalai juga yang pernah ditangkap hingga meninggal dunia saat menjalankan aksinya.

R diketahui mengetahui pembelian bahan untuk pembuatan bom yang digunakan AH. Dedi menjelaskan R ini akan direkrut ke jaringan teroris tersebut dan dinikahi oleh AH.


Sebelumnya, dalam jaringan yang dinyatakan merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) terafiliasi ISIS ini, polisi menangkap terduga teroris di Lampung yakni Ro yang ditangkap di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Sabtu (9/3) malam.

Penangkapan Ro merupakan pengembangan dari penangkapan AH, AK dan ZP ditangkap di Sibolga pada Selasa (12/3). Istri AH yakni MHS, dipastikan meninggal dunia lantaran meledakan diri saat dirinya tidak mau menyerahkan diri bersama AH pada Rabu (13/3).

Sementara itu yang terbaru, polisi mengamankan Y yang juga seorang perempuan, Y ditangkap di Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (15/3). Ia diduga telah melakukan rencana amaliyah bersama AH.

[Gambas:Video CNN]

(ani/ain)