Ingin Kelola Kolong Tol, Anies Tunggu Menteri PUPR

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 05:45 WIB
Ingin Kelola Kolong Tol, Anies Tunggu Menteri PUPR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku ingin mengelola semua kolong tol di Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ingin mengelola dan memanfaatkan semua kolong tol. Namun, ia masih menanti izin dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

"Sekarang kita menunggu keputusan dari Menteri PUPR apakah permintaan DKI dipenuhi, karena dengan begitu nanti kita bisa mengelola semua kolong tol, bisa dipakai untuk taman, ruang kegiatan, macem-macem," jelas Anies, di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (10/4).

Ia mengaku sudah mengirim surat kepada Basuki Hadimuljono pada 6 Maret 2019. "Kita sudah kirim tanggal 6 ternyata kita lagi menunggu," ucap Anies.


Menurutnya, ruang di bawah jalan layang tol bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

"Kita punya banyak berbagai macam contoh-contoh dimana itu bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat dari kegiatan seni budaya sampai kegiatan-kegiatan komersial itu bisa dilakukan di kolong itu," kata Anies.

Terkait kebakaran di kolong tol Pluit, dia mengatakan pengelola jalan tol seharusnya bertanggung jawab untuk mengelola kolong-kolong jalan tol itu dengan baik.

"Bukan hanya Pluit, seluruh kolong tol di Jakarta. Kolong tol sekarang ini tidak terkelola karena bukan milik kita. Yang mengelola sekarang suruh tanggung jawab," tegasnya.

Sebelumnya, kebakaran besar terjadi di kolong tol Pluit-Jembatan Tiga, Jakarta, Sabtu (30/3). Ratusan lapak hunian disebut hangus karenanya. Jalur jalan tol pun ditutup.

Lebih lanjut, Anies berjanji akan membenahi seluruh kolong tol di Jakarta jika Kementerian PUPR mengizinkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengelola.

"Jadi saya menulis surat kepada Menteri PUPR meminta kepada PUPR serahkan pada kami, kami punya orangnya, kami punya datanya, nanti kami kelola dengan baik. Jadi kalau ada masalah di kolong tol jangan tanya ke kita," tutupnya.

Sebelumnya, Anies berencana menata seluruh kolong flyover atau jalan layang di ibu kota menjadi ruang publik secara bertahap.

[Gambas:Video CNN] (sas/arh)