Andi Arief Sindir Kubu Senior Partai Demokat yang Ingin KLB

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 09:43 WIB
Andi Arief Sindir Kubu Senior Partai Demokat yang Ingin KLB Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menyinggung soal kelompok yang mendorong pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat dengan membuat kepanjangan lain dari KLB yang bernada negatif.

Sebelumnya, para kader senior membentuk Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat dan ingin KLB yang memungkinkan pergantian petinggi partai, pada September. GMPPD juga mengkritik Andi karena dinilai kerap melontarkan pernyataan provokatif.

"Kita harus Kumpul Luar Biasa. Bukan KLB. KLB itu [singkatan dari] Kok Lu Berdungu. Terima kasih semuanya. Semangat KLB, Kita Luar Biasa," tutur Andi melalui video yang diunggah di akun Twitternya, @AndiArief_,Jumat (14/6).


Video yang diunggah menampilkan Andi dan beberapa orang lainnya tengah berada di kebun hidroponik di bilangan Puncak, Bogor. Kebun tersebut milik Andi.

Masih di kesempatan yang sama, dia mengajak orang-orang untuk melihat kebun selada yang dibuatnya. Akan tetapi, ada syarat yang harus dipenuhi jika ingin berkunjung.


"Yang penting kalau ke sini jangan buat kerusuhan. Jangan buat KLB. Jangan melakukan pembodohan berencana," kata Andi.

"Tetap semangat ya walaupun kenyataan pemilu kita seperti ini, kita tetap harus semangat," ucapnya.

Diketahui, sejumlah kader senior membentuk Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPP). Mereka adalah Max Sopacua, Ahmad Mubarok dan beberapa tokoh lainnya.

Para kader senior menilai Partai Demokrat tengah berada di luar jalur. Mereka menganggap ada pengurus-pengurus yang kerap membuat gaduh dengan pernyataannya.

Pengurus yang dimaksud antara lain Andi Arief , Rachlan Nashidik, dan Ferdinand Hutahaean. Para kader senior ingin ketiga Kader tersebut meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Selain itu, GMPPD juga menganggap perlu ada pembenahan organisasi partai. Hal itu dinilai perlu demi mengembalikan kejayaan Demokrat di Pemilu 2024 mendatang. Bagi GMPPD, Kongres Luar Biasa adalah jawaban. Mereka mendorong KLB agar dilaksanakan pada September.

[Gambas:Video CNN] (bmw/arh)