Sidang Praperadilan Kivlan Zen Digelar 8 Juli

CNN Indonesia | Rabu, 26/06/2019 12:42 WIB
Sidang Praperadilan Kivlan Zen Digelar 8 Juli Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang praperadilan yang diajukan tersangka Kivlan Zen terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dan dugaan makar pada 8 Juli mendatang.

Humas PN Jaksel Achamd Guntur mengatakan termohon atau pihak tergugat dalam praperadilan yang diajukan tersebut adalah Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya cq Direktur Reserse Kriminal Umum. Gugatan praperadilan itu terdaftar dengan nomor 75/pid.pra/2019/pn.jaksel.

"Sidang akan berlangsung pada 8 Juli dengan termohon Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya cq Direktur Reserse Kriminal Umum," ujar Guntur saat dikonfirmasi, Rabu (26/6).


Guntur sendiri yang akan memimpin sidang praperadilan tersebut sebagai hakim tunggal.

Gugatan praperadilan dilakukan karena pihak Kivlan menilai ada pelanggaran prosedur yang dilakukan penyidik dalam proses penetapan tersangka hingga proses penahanan.

Mereka menduga ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Polisi telah menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus dugaan makar pada akhir Mei 2019. Beberapa waktu kemudian, polisi juga menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dalam pengembangan para tersangka terkait kerusuhan 22 Mei.

Atas statusnya, Kivlan kemudian ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak 30 Mei 2019 selama 20 hari. Polisi selanjutnya memperpanjang masa penahanan Kivlan selama 40 hari ke depan terhitung sejak Selasa (18/6) lalu.

[Gambas:Video CNN] (gst/osc)