Bursa Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Dapat Dukungan Habibie

CNN Indonesia | Selasa, 16/07/2019 05:30 WIB
Bursa Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Dapat Dukungan Habibie Ketua DPR Bambang Soesatyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo bertemu dengan Mantan Presiden RI ke-3, B.J. Habibie. Pertemuan dilakukan di kediaman pribadi Habibie, Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/7).

Bamsoet mengklaim Habibie memberikan dorongan dan dukugan kepada dirinya untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Golkar pada gelaran musyawarah nasional (Munas) yang rencananya akan digelar pada Desember 2019 mendatang.

"Beliau juga memberikan support, dukungan sehingga saya bisa maju sebagai ketum [Golkar]. Dan memberikan pandangan-pandangan untuk pembaruan Partai Golkar," kata Bamsoet.


Selain itu Bamsoet juga mengaku turut menerima pelbagai masukan dan saran dari Habibie untuk membangun Golkar ke depan. Salah satunya, masukan untuk mendorong pengembangan teknologi informasi untuk kesejahteraan masyarakat.

"Mengembangkan karya kekaryaan, dan mendorong teknologi sebagai garda terdepan pembangunan bangsa, hal itu agar meningkatkan sumber daya manusia," kata Ketua DPR ini.

Lebih jauh Bamsoet mengklaim bahwa Habibie juga mendorong kader-kader lain di Golkar yang turut maju menjadi calon ketum selain dirinya.

"Pak habibie sebagai tokoh partai tentu mendorong para kader golkar maju sebanyak-banyaknya, karena kebetulan saya hari ini hadir, beliau mendorong saya," kata dia.

Di sisi lain, Bamsoet turut menyinggung pertemuan dirinya dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari ini. Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta Golkar dapat mengubah citra partai untuk dekat bagi kalangan milenial.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyarankan agar Golkar harus merangkul kekuatan masyarakat yang saat ini ditinggalkan oleh Golkar, yakni para keluarga purnawirawan TNI/Polri.

"Golkar harus rebranding, Golkar harus jadi partai modern ke depan, karena Pileg kemarin banyak anak muda tak tertarik masuk ke Golkar, dan lari ke partai lain yang baru," kata Bamsoet.

[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)