Jokowi Belum Baca Konsep Pembangunan yang Disodorkan Gerindra

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 20:08 WIB
Jokowi Belum Baca Konsep Pembangunan yang Disodorkan Gerindra Presiden Joko Widodo mengaku belum membaca berbagai tawaran berupa konsep strategis bagi pembangunan Indonesia dari Partai Gerindra. (Detikcom/Andhika Prasetia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengaku belum membaca berbagai tawaran berupa konsep strategis bagi pembangunan Indonesia dari Partai Gerindra. Diketahui konsep ini jadi tawaran Gerindra untuk merapat ke koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Belum [baca]," kata Jokowi singkat saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Kamis (15/8).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad pernah mengatakan usulan konsep pembangunan ala Gerindra itu bisa digunakan sebagai acuan strategis untuk berkoalisi dengan Jokowi.

Konsep tersebut, kata dia, diklaim agar tidak sekadar hanya bagi-bagi kursi kekuasaan di pemerintahan.


Dasco menjabarkan konsep yang ditawarkan ke pemerintah berpusat pada masalah ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Konsep itu akan diajukan Gerindra kepada Pemerintah sebagai satu kesatuan konsep guna membangun Indonesia ke depannya.

"Konsep mandiri pangan, ketahanan energi, ketahanan pangan, terus mandiri apa gitu ya, tadi saya lupa. Pokoknya itu jadikan satu konsep," kata Dasco.

Gerindra merupakan partai oposisi yang belakangan mulai menunjukkan itikad berkompromi dengan pemerintah.

Ketua Umum Prabowo Subianto telah menjalin pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri setelah sebelumnya mengakhiri perseteruan Pilpres 2019 dengan bertemu Jokowi di stasiun MRT Lebak Bulus.

Kehadiran Gerindra di lingkaran rezim petahana menuai respons tak sedap di kalangan parpol koalisi. Bagaimanapun sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari kubu Jokowi yang menjamin Gerindra bakal masuk ke dalam lingkaran kekuasaan periode 2019-2024.


(rzr/gil)